Categories: METROPOLIS

Danlantamal: Pak Jangan Dibom Ya!

JAYAPURA-Kerusakan terumbu karang di perairan laut Teluk Humbold Jayapura yang sudah terbilang parah, mendorong Lantamal X Jayapura  didukung Bank Indonesia melakukan upaya perbaikan. Yang dilakukan adalah membuat Spot Diving Corral Center dan Rumpon Jayapura. Lokasi ini berada tak jauh dari venue perahu layar di belakang Mako Lantamal Jayapura dengan kedalaman sekitar 15 meter.

Kerusakan terumbu karang ini menurut Danlantamal X Jayapura, Brigjend TNI (Mar) Feryanto Marpaung tak lepas dari ulah oknum nelayan yang mencari ikan dengan cara mengebom. Dalam kesempatan launching ini, Danlantamal menyampaikan bahwa terumbu karang bagian dari ekosistem di laut yang banyak manfaat. Dijadikan ikan sebagai rumah dan berkembang biak.

“Jika dikaitkan dengan pemanasan global, fungsi terumbu karang ini menyerap karbon monoksida. 20  tahun lalu terumbu karang masih bagus tapi ulah oknum nelayan yang tidak bertanggungjawab akhirnya gunakan bahan peledak dan karang ikut hancur,” jelas Danlantamal pada peresmian spot diving corral centre di perairan laut Teluk Humbold,  Jumat (11/11).    

   Padahal dari penggunaan bom atau destruktif fishing ini, akan merusak dan membunuh karang sementara karang membutuhkan puluhan tahun untuk bisa tumbuh dan berkembang. “Ulah oknum nelayan ini tidak melihat dampaknya ke anak cucu dan dari kondisi tersebut kami akhirnya terinspirasi bagaimana memperbaiki. Kami lihat banyak mobil rongsok yang dijual tidak seberapa tapi kalau ditenggelamkan mungkin lebih baik. Jadi rumpon dan media transpalansi terumbu karang sebab tim yang menyelam juga melakukan transpalansi,” bebernya.   

   Selain itu, rumpon yang dibuat juga bisa menjadi spot wisata bawah air kata Feryanto. “Ada 30 unit bangkai mobil yang kami tenggelamkan dan target kami bisa mencapai 100 unit,” tambahnya.

  Disini ia juga sempat meminta langsung  kepada para nelayan yang hadir untuk tidak mengebom. “Pak jangan dibom ya,  jangan dibom,” pintanya.

   Sementara Plt Sekda Kta Jayapura, Robby Awi berharap ini menjadi catatan bagi nelayan secara umum untuk tidak mencari ikan dengan cara mengebom karena banyak yang dirugikan. “Tapi dari peresmian spot diving ini semoga peminat selam di Papua meningkat dan mendapat pengetahuan serta menikmati alam bawah laut. Pemkot berterimakasih dari apa yang dilakukan Lantamal ini,” imbuhnya.

  “Kami akan coba mencarikan kendaraan yang tidak terpakai untuk ditenggelamkan,” janjinya. (ade/tri)

newsportal

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

1 day ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

1 day ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

1 day ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

1 day ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

1 day ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

1 day ago