Karena itu, Yuli mendorong agar fasilitas pemadam dapat ditempatkan di setiap lingkungan yang dianggap rawan, termasuk di tingkat RW. Prioritas utama, kata dia, adalah kawasan permukiman padat penduduk. “Kalau kita lihat, hampir semua kebakaran yang terjadi berada di kawasan padat. Karena itu, kebutuhan yang sekarang harus kita penuhi adalah fasilitas pemadam, entah itu alkon maupun hidran,” katanya.
Yuli menjelaskan, pembangunan hidran di lingkungan permukiman sebenarnya tidak terlalu sulit. Pemerintah dapat menyediakan beberapa titik penampungan air yang dilengkapi mesin dan jaringan selang atau pipa sehingga dapat digunakan warga saat terjadi kebakaran.
Ia mencontohkan fasilitas serupa yang pernah dipasangnya di Kelurahan Gurabesi, khususnya RW 5 dan RW 6, saat dirinya menjabat pada periode sebelumnya. “Waktu itu saya pasang di sana dan sangat membantu. Jangkauan semprotannya juga cukup jauh, seperti alat pemadam kebakaran,” pungkasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Pihak manajemen dan tenaga kesehatan justru menjadikan kondisi ini sebagai pemantik untuk terus maju…
Kapolres Jayawijaya melalui kasat Narkoba Iptu Jan Benyamin Saragih, SH, menekankan dari hasil pemeriksaan yang…
Polres Jayapura menetapkan EW (43), seorang ibu rumah tangga sebagai tersangka dalam kasus kekerasan terhadap…
Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Grace Linda Yoku, S.Pd.,…
Pertandingan ini diprediksi berjalan ketat mengingat rivalitas kedua tim di Grup Timur. Selain itu, laga…
Ketua Panja DPRK Kota Jayapura, Ismail Bepa, meminta Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo,…