

Warga PNG saat berbelanja di pasar Skouw di perbatasan RI-PNG,Kota Jayapura (Foto/Antara)
JAYAPURA – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Jayapura, Papua, melalui program Klinik Ekspor terus mendampingi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar dapat menembus pasar ekspor di negara Papua Nugini (PNG).
“Ada beberapa UMKM yang saat ini berupaya melebarkan usahanya sehingga dapat mengekspor produknya ke PNG dan negara Pasifik lainnya,” kata Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Jayapura Fungki Awaludin di Jayapura, Sabtu.
Fungki yang didampingi Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan (KIP) KPPBC Jayapura Petrus Doan mengakui saat ini baru satu UMKM Jayapura yang mengekspor produknya ke PNG yaitu produk minuman kemasan teh Kombucha yang diproduksi Ruma Papua.
Hingga kini, tercatat 14 UMKM yang saat ini menjadi binaan KPPBC Jayapura. “Mudah-mudahan ke depan makin banyak UMKM Jayapura yang produksinya diekspor khususnya ke PNG dan negara Pasifik,” harap Fungki Awaludin.
Page: 1 2
Menurut Fakhiri, program ini dinilai menjadi langkah konkret untuk mengurangi ketergantungan pasokan pangan dari luar…
Selain itu, alasan lain Kemendukbangga Papua tidak mencapai target tersebut yakni adanya pergantian nomenklatur…
Salah seorang penjaga di Pantai Hamadi, Jimmly Rumkorem (47) mengatakan bahwa pantai Hamadi masih menjadi…
Jembatan yang seharusnya dilindungi, dijaga dan dirawat itu, karena merupakan salah satu ikonik di…
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Ps Kasi Humas Polres Merauke Ipda Andre MS, ditemui…
Kepala Kampung Skow Mabo, Hanok R. Mallo, menjelaskan bahwa prioritas utama tahun ini meliputi…