

ASN Pemkot Jayapura saat mengikuti apel pagi beberapa waktu lalu. (FOTO:Robert Mboik/Cepos)
JAYAPURA-Pelaksana tugas harian Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Evert Meraudje mengatakan, ada dua nama aparatur tipe negara di Pemkot Jayapura yang digadang-gadang akan maju dalam bursa pencalonan kepala daerah di Kota Jayapura pada pemilihan walikota 2024 mendatang. Dua nama itu yakni Sekda kota Jayapura, Frans Pekey dan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi kota Jayapura, Robert Awi.
“Sampai dengan rapim kemarin, belum ada yang mengajukan pengunduran diri, kita tahu yang maju itu ada dua ASN kita. Pak Pekey dan pak Robert, tapi sampai kemarin belum,” kata Evert Meraudje, Jumat (9/8).
Sesuai ketentuan kata dia ASN ini memang mengajukan pengunduran diri apabila sudah mendapatkan rekomendasi partai atau sudah ada penetapan dari KPU terkait pencalonannya untuk maju sebagai calon kepala daerah. Karena itulah yang besar dua bakal calon ini belum mengajukan pengunduran diri.
“Berarti yang kami tahu di urusan perahu atau partai ini belum selesai. Jadi mungkin kalau mereka memiliki partai baru mereka mengundurkan diri. Memang ada waktu untuk mereka sampai di tanggal 24 agustus,”Ungkapnya.
Sebelumnya, dua ASN itu sama-sama siap menyatakan niatnya untuk maju dalam bursa pencalonan kepala daerah di kota Jayapura pada November mendatang.
Frans Pekey, dalam sebuah kesempatan dengan media ini sebelumnya pernah menyampaikan siap mengundurkan diri apabila sudah ada rekomendasi atau penetapan KPU. Hal itu juga sebagaimana diatur dalam undang-undang ASN mengenai pengunduran diri seorang ASN Apabila menjadi kontestan dalam pemilihan kepala daerah.
“Pada prinsipnya saya siap untuk mengundurkan diri, hal itu juga sebagaimana diatur dalam undang-undang ASN. Tapi prinsipnya pengunduran diri itu akan dilakukan setelah mendapatkan rekomendasi atau penetapan dari KPU,”beber Pekey.(roy/tri).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Setelah liburan panjang dan penerimaan murid baru, aktifitas anak-anak sekolah kembali ramai. Arus lalu lintas…
Menurut Abisai, perjudian bukan sekadar aktivitas yang melanggar hukum, tetapi juga menjadi salah satu…
Korban diketahui bernama Jhon S. Wanimbo (26), warga Jalan Buper Waena, Distrik Heram. Korban menghembuskan…
Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…
Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…