Categories: METROPOLIS

Dampak Perwal, MPLS SMKN 3 Tak Ada Pemateri Luar

JAYAPURA – Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Menengah Kejujuran Negeri (SMKN) 3 Jayapura tahun ajaran 2025/2026 mengalami perbedaan dengan MPLS tahun ajaran sebelumnya.

Jika, pada pelaksanaan MPLS pada tahun 2024/2025 pihak sekolah mengundang pemateri dari luar untuk mengisi kegiatan itu, namun tahun ini sekolah hanya memanfaatkan tenaga guru yang ada dalam sekolah.

Hal ini disampaikan langsung Kepala Sekolah Menengah Kejujuran Negeri (SMKN) 3 Jayapura, Fransiscus Tunggul Amarta kepala Cenderawasih Pos, Kamis (10/7) sore.

“Pelaksanaan MPLS di sekolah kita telah berjalan dengan baik. Tetapi sedikit berbeda dengan dengan tahun lalu (2024) kita mengundang tamu dari luar untuk menjadi pemateri. Tetapi tahun ini (2025) kita memanfaatkan guru yang ada dalam sekolah,” jelas Frans kepada Cenderawasih Pos usai menggelar penutupan kegiatan MPLS, Kamis (10/7).

Hal ini dilakukan karena kurangnya anggaran untuk mendanai pemateri dari luar. Kurangnya anggaran tersebut disebabkan karena dampak dari peraturan walikota mengenai pendidikan gratis di seluruh Kota Jayapura.

Diketahui kurang lebih empat hari SMKN 3 Jayapura mengelar MPLS. Secara garis besar kegiatan pelaksanaan MPLS di SMKN 3 Jayapura meliputi materi; Pertama, Kegiatan menumbuhkan dan menguatkan karakter serta profil lulusan murid baru melalui Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Pertemuan Pagi Ceria, pengenalan profil lulusan, dan aktivitas lainnya terkait program pencegahan penyimpangan isu sosial.

Kedua, Kegiatan pengenalan dan interaksi positif dengan warga satuan pendidikan.
Ketiga, Kegiatan pengenalan sarana dan prasarana satuan pendidikan.
Keempat, Kegiatan pengenalan fasilitas umum yang tersedia di lingkungan terdekat satuan pendidikan. Kelima, Kegiatan pengenalan visi, misi, dan tujuan sebagai ciri khas satuan pendidikan.

Keenam, Kegiatan pengenalan intrakurikuler (mata pelajaran wajib dan pilihan) dan kokurikuler yang dilaksanakan di satuan pendidikan. Ketujuh, Kegiatan pengenalan kegiatan ekstrakurikuler untuk mengembangkan minat, bakat, dan potensi diri. Terakhir, Kegiatan pengenalan budaya sekolah berupa program, kegiatan rutin, pembiasaan, dan keteladanan. (jim/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Suara Perempuan Papua Diduga Ada 107 Ribu Warga Mengungsi

Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…

2 days ago

Pembangunan Terminal Khusus Masih Dalam Tahap Pembahasan

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…

2 days ago

Siap Sambut Rencana Investasi Rp 100 Triliun

Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…

2 days ago

Pengukuhan Lembaga Adat Belum Dilakukan

Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…

2 days ago

Disinyalir Terjadi Pelanggaran HAM Berat

al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…

2 days ago

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 27 Ribu Warga

Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…

2 days ago