Categories: METROPOLIS

Jelang Idul Adha, Kemenag Lakukan Pengawasan Hewan Kurban

JAYAPURA -Pemerintah telah menetapkan 1 Zulhijah 1445 Hijriyah jatuh pada Sabtu, (8/6/2024) kemarin. Dengan ditetapkannya awal Zulhijah ini, maka Hari Raya Idul Adha 1445 H jatuh pada Senin (17/6) mendatang.

  Kepala bidang (Kabid) Haji dan Bimas Islam Kanwil kemenag Provinsi Papua, H. Musa Narwawan, S.Ag, mengatakan bahwa pihaknya saat ini masih menunggu laporan dari kabupaten/kota untuk menentukan berapa banyak nantinya hewan kurban akan disembelih. Sebab, hingga kemarin belum ada laporan terkait hal itu.

  “Kurban di Papua ini, untuk seluruh kabupaten/Kota di Papua ini,  itu (laporan) nanti tetap ada dari tiap-tiap kabupaten, ada yang laporkan kepada Kanwil, namun hingga saat ini belum ada laporan dari kepala seksi bimas Islam di kabupaten/kota,” kata Musa kepada Cenderawasih Pos, Senin (10/6)

   Karena itu, pihaknya belum tahu persis berapa banyak Sapi yang harus dikurbankan untuk Idul Adha nanti. Dikatakan, bahwa  tiap tahun Kanwil Kemenang provinsi Papua rutin memberikan dua ekor Sapi untuk dikurbankan.

  “Memang kami setiap tahun itu ada dua ekor sapi setiap tahun kami menyediakan untuk kurban,” ungkapnya.

  Sementara itu, terkait dengan bantuan Sapi dari Presiden dan Kemenangan RI, Musa mengaku hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi tersebut. “Kami sampai saat ini, kami belum menerima informasi terkait dengan bantuan sapi dari presiden maupun kementerian agama sendiri belum ada,” terangnya.

  Terkait dengan soal pengawasan hewan ternak sapi tersebut, Kanwil Kemenang provinsi Papua akan terus melakukan pengawasan sesuai dengan syariat agama Islam. “Jadi mungkin cara memotongnya harus dengan syariat agama Islam, karena itu memang diwajibkan pemotongan harus dengan syariat agama Islam,” jelasnya.

  Tidak hanya itu, Musa juga menjelaskan untuk pemotongan pihaknya selama ini mengunakan salah satu Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Kota Jayapura yang selalu standby di tempat itu.

   “Kemudian ada di masing-masing masjid yang akan melakukan korban sendiri dan itu sudah disiapkan juru potong atau juru sembelihnya itu suda sesuai dengan syariat agama Islam,” pungkasnya. (kar/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos   

Juna Cepos

Recent Posts

Wali Kota: Awasi Pembangunan di Kawasan Rawan Bencana!

  Perhatian tersebut terutama menyangkut aktivitas pembangunan di kawasan yang memiliki potensi rawan bencana, seperti…

10 hours ago

Jangan Biarkan Warga Sipil Jadi Korban Konflik

  Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) memberikan perhatian serius terhadap pernyataan-pernyataan yang disampaikan…

11 hours ago

Layanan Publik Harus Tepat Waktu dan Bebas Pungli

   Abisai menegaskan, pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara konsisten sesuai standar dan waktu yang…

15 hours ago

Pemprov Bentuk Tim Aset Untuk Tangani Sengketa Tanah

  Gubernur Papua, Matius Fakhiri mengatakan, pembentukan tim dilakukan untuk memastikan kejelasan status dan riwayat…

15 hours ago

Perkuat Tata Kelola Daerah, Pemprov Bentuk Tiga OPD Baru

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua membentuk tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru sebagai bagian dari upaya…

22 hours ago

Tiga Ruangan Baru di RSUD Wamena Diresmikan

Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…

23 hours ago