Categories: METROPOLIS

Korban Banjir Butuh Pelayanan Kesehatan

JAYAPURA-Pasca banjir, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jayapura minta Nakes yang ada di Kota Jayapura untuk memberikan bantuan pelayanan kesehatan kepada warga korban banjir.

  Permintaan dari DPRD tersebut disampaikan langsung Ketua DPRD Kota Jayapura Abisai Rollo. Hal ini tidak terlepas dari pasca banjir ada dampak untuk masyarakat terutama kesehatan mereka.

  “Kepala Dinas Kesehatan harus memberikan warga bantuan kesehatan di lokasi pengungsian, karena setelah banjir ada dampak untuk masyarakat terutama kesehatan mereka,” ucap Abisai kepada wartawan Cenderawasih Pos, Selasa (11/1).

   Terkait dengan fasilitas infrastruktur yang rusak akibat banjir, Abisai menyampaikan menjadi perhatian pemerintah untuk diihat fasilitas yang rusak tersebut, seperti GOR Waringin Kotaraja.

“Failitas yang rusak wajib bagi pemerintah untuk membangun kembali. Misalnya, GOR Waringin yang atapnya runtuh harus dibangun kembali. Tapi perlu dilihat sesuai dengan aturan apakah gor tersebut selesai masa pemeliharaannya kemudian runtuh atau masih dalam masa pemeliharaan. Menjadi tanggung jawab pemerintah untuk membangun kembali  semua infrastruktur yang rusak,” kata Ketua Dewan.

   Sementara itu, terkait dengan sorotan dari LBH bahwa Dewan kurang melaksanakan fungsi pengawasannya, Ketua DPRD menanggappinya bahwa fungsi pengawasan dewan ada dalam peraturan Undang undang.

   Dalam Undang undang, yang dilakukan DPRD ada tahapannya. Pengawasan diatur jadwalnya, mengingat situasi Covid-19 yang hampir dua tahun maka pengawasan itu juga dilakukan dengan mengikuti Prokes yang ada.

  “Pengawasan menjadi hak dewan  untuk melakukan itu terhadap seluruh kegiatan pemerintah Kota Jayapura maupun yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat,” ucap Abisai.

   Menurut Abisai, hak LBH untuk menilai seperti apa DPRD. Akan tetapi, DPRD melakukan kegiatan sesuai dengan tahapan yang disiapkan oleh dewan dan itu ada aturannya dan terjadwalkan.

  “Bukan hanya pengawasan saja yang kita lakukan, ada tiga hal utama dalam kegiatan dewan yaitu pengawasan, budgeting dan penetapan peraturan daerah,” kata Ketua DPRD.

   “Saya memang sedang tidak berada di Jayapura saat musibah itu terjadi karena ada urusan di luar, tapi saya yakin teman teman yang lain sudah datang ke tempat kejadian,” sambungnya.

   Bahkan lanjut Ketua Dewan, dirinya telah memerintahkan keluarganya termasuk anggota Dewan untuk turun ke lapangan membantu masyarakat yang tertimpa musibah banjir.

   “Bantuan harus diberikan kepada mereka yang menjadi korban banjir, mulai dari penanganan medis, pakaian layak pakai, tempat tidur, makanan dan kebutuhan lainnya,” ucapnya.

  Ketua Dewan berharap, adanya bantuan dari pemerintah dan para anggota dewan serta seluruh masyarakt. Yang merasa berlebihan untuk membantu mereka yang membutuhkan. (fia/tri)

newsportal

Recent Posts

OPD Diingatkan Jangan Kerja Ketika Injury Time

Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…

19 hours ago

Selecao Wajib Waspadai Singa Atlas

Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…

20 hours ago

Gunakan Sebo Buff, Delapan Anggota OPM Cium Merah Putih

Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…

20 hours ago

Disosialisasikan, Rencana Pembangunan Bandar Antariksa Mendapat Dukungan

Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…

21 hours ago

Pendistribusian BBM Diawasi Polisi

Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…

21 hours ago

Belum Ada Razia Lagi, Kendaraan Modifikasi Tangki Kembali Ikut Antrian Pengisian BBM

Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…

22 hours ago