“AIDS sekarang ada di masyarakat. Karena itu kita dorong warga membuka diri untuk skrining. Jika tidak dilakukan pemeriksaan, sulit bagi kita mencapai target tahun 2030, yaitu tidak ada lagi infeksi baru, tidak ada kematian akibat AIDS, dan tidak ada diskriminasi terhadap ODHA,” jelas Juliana.
Ia menegaskan pentingnya menghapus stigma terhadap penderita HIV/AIDS karena mereka memiliki hak hidup yang sama dengan masyarakat lain. Kota Jayapura juga meraih penghargaan STBM Tingkat Pratama, sebuah pengakuan atas konsistensi implementasi program sanitasi selama lima tahun terakhir. Ke depan, Dinas Kesehatan menargetkan peningkatan prestasi tersebut.
“Harapan kami tahun mendatang bisa meraih Award STBM pada tingkat yang lebih tinggi,” kata Juliana.
Dalam penilaian Kota Sehat, terdapat 8 tatanan atau pilar penilaian. Beberapa indikator masih berada di bawah 80 persen sehingga Kota Jayapura belum dapat naik ke kategori Swasti Saba Wiwerda. Namun, Pemkot optimis untuk melakukan percepatan perbaikan.
“Mudah-mudahan pada 2027 kita dapat meraih kategori Wiwerda dari Kementerian Kesehatan,” harap Rustan Saru. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
dr. Beeri I.S. Wopari, M.Kes., mengatakan data tersebut mencakup warga yang mendapat pelayanan kesehatan, baik…
Ribuan objek yang berhasil dipulangkan mencakup, sekitar 1.000 unit artefak kehidupan sehari-hari dan ritual,…
Ia mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Jayapura, tenaga kesehatan, TNI-Polri, serta masyarakat yang bergerak menangani…
Aksi pembakaran ban dan penutupan jalan dengan batang kayu ini dilakukan sebagai bentuk protes keras…
Rama mengatakan BGN akan melakukan evaluasi total terhadap pelaksanaan MBG menyusul dua kejadian dugaan keracunan…
Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Transmigrasi (Kementrans) bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan…