Categories: METROPOLIS

Pembangunan Perumahan Jangan Abaikan Tata Ruang!

JAYAPURA-Anggota DPR Kota Jayapura, Christian Ireeuw, menyoroti maraknya pembangunan perumahan oleh sejumlah pengembang di Kota Jayapura yang dinilai tidak mematuhi aturan tata ruang, serta mengabaikan dampak lingkungan. Ia menegaskan pesatnya pembangunan belakangan ini justru semakin mengancam kelestarian alam dan keselamatan masyarakat.

Christian mengungkapkan banyak perumahan kini dibangun di kawasan rawan longsor, termasuk di lereng-lereng perbukitan. Salah satu contoh yang disoroti ialah pembangunan di wilayah Skyline, dan di Wilayah Koya Distrik Muara Tami yang menurutnya telah menimbulkan sejumlah persoalan lingkungan.

“Saya melihat banyak sekali perumahan dibangun bahkan di lereng-lereng gunung, dan lembah-lembah tanpa memperhatikan tata kota. Terus terang, sebagai anggota DPR dan masyarakat adat, saya melihat ini sudah jauh dari aturan,” tegasnya, Senin (8/12).

Ia membandingkan penataan wilayah saat masa pemerintahan Belanda yang dinilainya lebih disiplin dalam menentukan kawasan yang boleh dan tidak boleh dibangun. Namun kini, ia menilai para pengembang dengan leluasa membuka lahan demi membangun perumahan di area yang seharusnya dilindungi.

“Bagian utara itu sudah banyak sekali perumahan. Daerah-daerah yang tidak boleh dibangun justru sudah dibangun,” ujarnya.

Christian meminta pemerintah, khususnya OPD terkait tata ruang, untuk lebih ketat dalam melakukan pengawasan dan tidak sembarangan menerbitkan izin pembangunan.

“Surat izin tidak boleh diberikan kepada developer untuk membangun di daerah-daerah yang memang tidak layak didirikan bangunan,” tegasnya.

Ia juga meminta pemerintah kota untuk memanggil masyarakat pemilik hak ulayat dan memberikan pemahaman terkait pentingnya menjaga kawasan hijau, agar tidak mudah menjual lahan kepada pengembang.

“Kita harus jaga daerah-daerah hijau ini supaya 10 sampai 20 tahun kedepan kita tidak alami bencana seperti yang terjadi di Aceh dan Sumatera,” katanya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Wanita Korban Penembakan OPM Akhirnya Ditemukan

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…

13 hours ago

Tiga Distrik di Puncak Alami Krisi Pangan dan Air

Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…

15 hours ago

Ratusan Murid SMAN 5 Jayapura Diduga Keracunan MBG

Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…

17 hours ago

BGN Sikat Rekening Janggal di 414 SPPG

Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…

23 hours ago

Siap-siap, Puncak Kemarau 2026 Tiba

Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…

1 day ago

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

2 days ago