Categories: METROPOLIS

Tahun 2024, BWS Papua Bangun 91 Irigasi di Papua dan Papua Tengah

JAYAPURA-Selama Tahun 2024, Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua telah mengerjakan 91 irigasi di Papua dan Papua Tengah. Di Papua wilayah yang dikerjakan meliputi Kabupaten Jayapura, Keerom dan Kota Jayapura sementara Papua Tengah ada di Nabire.

   Pembangunan sarana irigasi tersebut merupakan realisasi dari Program Percepatan Peningkatan Tataguna Air Irigasi (P3-TGAI) Kementerian Pekerjaan Umum. Dari jumlah yang ada total anggaran yang dihabiskan sebesar Rp 16 miliar dengan total tenaga kerja sekira 1.050 orang.

   “Anggaran ini digunakan untuk masa kerja tahap I dan tahap II, tahun 2024” ungkap Kepala BWS Papua, Dave Muhaimin saat acara serah terima hasil kegiatan dari kelompok P3-TGAI, di Hotel Horison Kotaraja, Senin (9/12).

   Dikatakan P3-TGAI itu digagas atas inisiatif masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani. Atas dasar itu, sehingga proses pengerjaan mulai dari perencanaan, hingga tahapan revisi semuanya dihandel masyarakat. Bahkan hak atau upah harian mereka setiap bulannya dikirim langsung ke rekening pribadi.

  “Kami (BWS Papua_red) hanya membantu untuk mengawasi hasil kerja mereka di lapangan, tapi untuk pengerjaan seluruhnya tanggungjawab mereka (masyarakat red),” jelasnya.

  Dave berharap masyarakat memiliki rasa tanggungjawab untuk merawat  irigasi-irigasi tersebut. Sebab irigasi itu dibuat atas dasar usulan masyarakat itu sendiri. Sehingga sudah tentu harus dijaga agar tidak mudah rusak. Sebab banyak manfaat yang dihasilkan daripada program P3GAI tersebut salah satunya menekan angka pengangguran, meningkatkan pertumbuhan ekomomi. Serta yang tidak kala penting mendorong masyarakat hidup mandiri.

   “Karena irigasi ini dibangun didaerah yang sudah menjadi sentral pertanian, sehingga kita berharap kedepannya kegiatan pertanian berjalan lancar,” tuturnya.

  Ia pun mengatakan dengan melihat capaian yang ada, maka tahun 2025 akan dilanjutkan dengan tetap menyasar pada wilayah yang memiliki potensi pertanian. “Kita berharap kedepannya bisa lebih menjangkau lebih banyak lagi masyarakat sehingga ekonomi kita di Papua semakin bertumbuh,” harapnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Buruknya Tata Kelola, Pemanfaatan Aset Pemprov Tak Optimal

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan, PT Irian Bhakti Mandiri memiliki aset bernilai besar yang…

5 hours ago

Gelombang Tinggi Mengancam Perairan Utara Papua

Peringatan tinggi gelombang tersebut muncul di perairan utara Papua dikarenakan beberapa hari terakhir terpantau signifikan.…

5 hours ago

Jika Papua Utara Jadi, Suka Tidak Suka Harus Diterima

Provinsi baru ini nantinya akan membawahi wilayah adat Saireri, yang mencakup lima kabupaten yaitu; Biak…

6 hours ago

TP3C dan Staf Khusus Diharap Beri Masukan Objektif ke Gubernur

Pelantikan tersebut dilaksanakan setelah tiga bulan masa pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pasca dilantik…

6 hours ago

Komisi X DPR Dorong Perluasan Akses dan Lokasi Sekolah Rakyat di Papua

“Banyak anak di Papua menghadapi hambatan, bukan hanya soal jarak sekolah, tetapi kondisi ekonomi keluarga.…

7 hours ago

Sosok Polisi Bhabinkamtimas yang Jadi “Lentera” di Kampung Terapung

Mesin menderu pelan, membelah air tenang menuju Kampung Enggros, sebuah pemukiman unik yang berdiri di…

7 hours ago