

Herlin Beatrix M. Monim (foto:Karel/Cepos)
JAYAPURA-Hari Perempuan Internasional yang diperingati setiap tanggal 8 Maret menjadi momentum penting untuk merayakan kekuatan, perjuangan, dan kontribusi perempuan di seluruh dunia.
Pada tahun 2025, peringatan ini mengusung tema peran perempuan dalam bidang STEM (Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika), menyoroti pentingnya partisipasi perempuan dalam menghadapi tantangan global melalui inovasi teknologi.
Wakil Ketua I DPR Papua, Herlin Beatrix M. Monim, menegaskan bahwa Hari Perempuan Internasional bukan sekadar refleksi atas pencapaian, tetapi juga panggilan untuk terus bergerak maju dalam memperjuangkan kesetaraan dan pemberdayaan perempuan.
“Saya mengajak seluruh perempuan untuk bersatu dalam kesehatian dan solidaritas. Bersama, kita bisa menciptakan perubahan bagi generasi perempuan masa depan,” ujarnya pada Minggu (9/3).
Meskipun peran perempuan dalam STEM semakin diakui, tantangan besar masih menghadang. Partisipasi perempuan di bidang ini masih rendah, kesenjangan kesempatan masih terjadi, dan representasi perempuan dalam posisi kepemimpinan teknologi masih minim. Herlin Beatrix menekankan pentingnya melawan stereotip yang menghambat perempuan untuk berkarier di STEM.
Page: 1 2
Tim Mutiara Hitam wajib mengamankan tiga poin untuk memutus tren buruk mereka di awal musim…
Penganiayaan tersebut diduga dipicu cekcok antara korban dan pelaku berinisial RM (20) dimana pelaku dan…
Sorotan ini menjadi krusial mengingat posisi geopolitik Pasifik dan sensitivitas isu kedaulatan nasional Indonesia di…
Bertepatan dengan peringatan momen bersejarah Perjanjian Roma, yang jatuh, 30 September setiap tahunnya, pihak KNPB…
Dalam reshuffle kali ini, Prabowo melantik sejumlah pejabat untuk mengisi posisi strategis di pemerintahan. Mereka…
Dalam laporan tersebut, kekayaan Suyudi terdiri atas sejumlah aset tidak bergerak dan bergerak. Untuk tanah…