

Petugas PT Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani (AMJ RN) saat merehabilitasi sumber air di Kampwolker, baru-baru ini. (Foto/PDAM for Cepos)
JAYAPURA-Direktur Utama (Dirut) PT Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani (AMJ RN) Entis Sutisna menyampaikan saat ini beberapa sumber mata air yang dikelola PT Air Minum Jayapura mengalami penurunan debit yang sangat signifikan.
Hal itu terjadi karena beberapa faktor, salah satunya karena seluruh intake yang digunakan masih Intake lama yang telah dibangun sejak 20 tahun silam. Selain itu karena adanya kerusakan hutan.
Ini kemudian menjadi sulit bagi Pihak PDAM Jayapura dalam melayani masyarakat terutama diwilayah wilayah tertentu. “Faktor lain juga karena karena curah hujan yang rendah,” ujarnya, Selasa (9/1).
Entis mengatakan dari hasil survei beberapa sumber mata air yang dikelolah PDAM Jayapura mengalami penurunan signifikan diantaranya Intake Anafre, Entrop.
“Khusus di Entrop memang ada tiga pengelolah disana, jadi untuk PT Air Minum Jayapura hanya mengandalkan satu sumber mata air saja,” katanya.
Page: 1 2
Tindakan tidak terpuji terjadi di Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. Seorang pria berinisial AK (31)…
Enam bulan pertama Tahun 2026 menjadi periode yang sarat tantangan bagi Kepolisian Daerah (Polda) Papua.…
Dalam video berdurasi kurang dari dua menit itu, tampak kendaraan operasional Dinas Lingkungan Hidup dan…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan mengatakan hingga saat ini proses hukum terhadap kasus tersebut…
Sebagian kebiasaan tersebut telah menjadi rutinitas sehari-hari sehingga sering dianggap aman. Padahal, jika dilakukan terus-menerus,…
Berdasarkan data yang diungkapkannya, total biaya pelatihan untuk satu orang calon manajer koperasi mencapai angka…