

Salah satu warga yang menukarkan uangnya di mobil kas keliling di kantor gubernur, usai Kick Off SERUNAI, Senin (8/12).(foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen menyampaikan, menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Nataru, aktivitas ekonomi masyarakat Papua meningkat signifikan.
Menurutnya, tradisi berbagi kasih, belanja kebutuhan pokok, hingga mobilitas masyarakat yang tinggi membutuhkan ketersediaan uang Rupiah yang cukup, layak edar dan mudah diakses.
“Hal ini sejalan dengan komitmen kita untuk mewujudkan Papua yang produktif dan stabil secara ekonomi,” kata Wagub Aryoko, saat Kick Off Semarak Rupiah di Hari Natal Penuh Damai (SERUNAI), di kantor gubernur, Senin (8/12).
Menurutnya, ketersediaan pecahan kecil yang memadai turut mencegah terjadinya pembulatan harga yang dapat menambah beban masyarakat. Karena itu, langkah strategis Bank Indonesia dalam memastikan kecukupan uang Rupiah selama periode Nataru merupakan kontribusi nyata terhadap kenyamanan dan kesejahteraan masyarakat Papua.
Page: 1 2
Kedelapan tersangka masing-masing FA (30), YA (33), RA (35), ZT (40), OR (29), RA (42),…
Untuk yang pertama diterbangkan di hari kedua pasca insiden penembakan tersebut Korban Aprida Rapi diterbangkan…
Kampung Onam merupakan salah satu kampung Perbatasan yang terletak di pinggiran sungai Sofker. Kampung ini…
Pemerintah Kabupaten Jayapura masih menghadapi pekerjaan rumah dalam penyelesaian kewajiban pembayaran tanah yang telah digunakan…
Dua dari sembilan perempuan yang menjadi korban penculikan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik…
Wakil Bupati Yahukimo Esau Miram, S.IP menyatakan Pemerintah Kabupaten Yahukimo telah mengalokasikan beras sebanyak 13…