“Untuk pendidikan gratis itu saya pikir susah ya, berat ya kita real saja, tidak usah kita bicara muluk-muluk. Kita bicara pendidikan gratis, lalu pada saatnya kita tidak bisa realisasi. Kalau saya justru memilih subsidi bantuan pendidikan,” kata Frans Pekey, Sabtu (7/9).
Apalagi kata dia, hal itu sudah dimulai saat dirinya menjabat sebagai Pj. Wali Kota Jayapura. Karena berdasarkan data jumlah siswa di Kota Jayapura mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA SMK dan sederajat, hampir mencapai 200.000 siswa. Kalau itu Gratis kan bagaimana dengan gaji guru honor, termasuk bagaimana biaya biaya sekolah swasta, terutama yayasan-yayasan.
“Kalau saya lebih memilih subsidi bukan pendidikan gratis. Karena pendidikan juga jadi tanggung jawab masyarakat, keluarga. Jadi, tidak ada yang gratis semua, pasti ada biaya-biaya,” pungkasnya. (roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Ia mengungkapkan kurang lebih 100 siswa dari SMA Negeri 1 Jayapura yang mengikuti seleksi itu.…
Menurut Barend, kehadiran Tim Terpadu ini menjadi salah satu program unggulan Pemkot Jayapura dalam memperkuat…
Pelayanan perpanjangan SIM gratis ini dilaksanakan serentak di tiga lokasi, yakni halaman Mapolda Papua, Polresta…
Rustan Saru menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025 merupakan masa penyesuaian kebijakan sejak dirinya bersama Wali…
Ia menjelaskan, sejumlah pekerjaan yang saat ini masih berlangsung meliputi pengecatan, pemasangan pagar depan tribun,…
Gibran juga meminta kepada pemerintah daerah untuk terus mengembangkan kopi yang selama ini sudah…