Categories: METROPOLIS

Pemkot Jayapura Targetkan semua Anak Pintar Numerik

JAYAPURA-Pemerintah Kota Jayapura dibawa kepemimpinan Penjabat Wali Kota Jayapura, Dr. Frans Pekey, M.Si., sangat konsisten untuk membenahi SDM di Kota Jayapura dimulai dari usia sekolah dasar melalui program Numbai  Pintar yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Kota Jayapura, bekerja sama dengan Yayasan Indonesia Jaya, belajar matematika cepat menggunakan metode gasing (gampang, asik menyenangkan).

Menurut Frans Pekey, dengan pendidikanlah dapat merubah dunia dan dengan pendidikan pula dapat merubah sebuah peradaban.  Baik untuk membangun sebuah bangsa merubah sebuah daerah,  jalannya hanya melalui pendidikan.  Karena itu apapun sumber daya yang tersedia,  harus dioptimalkan untuk membangun pendidikan.

“Kota Jayapura sebagai barometer pendidikan di Papua,  maka kita tidak bisa bertahan hanya pada barometer.  Tetapi kita harus meningkatkan lagi melalui pendidikan yang berkualitas,  berdaya saing.  Sesuai dengan era kompetisi hari ini.  Karena itu berbagai langkah dan kebijakan kita turunkan,  kita lakukan kita tingkatkan untuk membangun pendidikan di kota Jayapura,”kata Frans Pekey, Sabtu (8/7).

Salah satunya yang telah digagas Pemkot Jayapura melalui program Numbai Pintar atau program berhitung cepat bekerja sama dengan Prof. Dr. Yohanes Surya.  Dimana program ini juga sudah diterapkan secara nasional di beberapa kabupaten dan kota di Indonesia.

Karena itu, Pemkot Jayapura juga sangat senang dan semangat untuk menyambut pelaksanaan program belajar cepat matematika melalui program gasing.

“Karena dengan berhitung sejak sekolah dasar, akan mempermudah aktivitas apa saja terutama apabila mereka kemudian terjun dalam dunia usaha dunia ekonomi,  maka harus tahu matematika,” ujarnya.

Saat ini Pemkot Jayapura sudah melaksanakan program itu untuk periode kedua setelah 2 bulan sebelumnya sudah dilakukan program Gasing periode pertama.  Harapannya baik siswa maupun guru yang dilatih dalam program ini bisa diimplementasikan di sekolah masing-masing.

“Saya punya ide mulai tahun depan,  kita akan adakan pelatihan semua guru kelas SD,  dalam pelatihan metode Gasing.  Kita harapkan semua sekolah ini bisa menerapkannya karena itu kita harus memperkuat guruguru,” pungkasnya. (roy/nat)

newsportal

Recent Posts

Korupsi Dana BOS SMA Negeri 4, Masuk Putusan Sela

Juru bicara (Jubir) PN Jayapura, Rahmat Selang, S.H., M.H mengatakan pada sidang pertama kali digelar,…

6 hours ago

Triwulan I Tahun 2026, Jumlah Penduduk Turun 3.425 Jiwa

Menurutnya, dalam periode tersebut terjadi penurunan jumlah warga sebanyak 3.425 orang. Di sisi lain, terdapat…

7 hours ago

128 Produk UMKM di Papua Bersertifikat Halal

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Papua menyebut 128 produk usaha mikro, kecil, dan menengah…

8 hours ago

Antisipasi Aksi Demo, Wali Kota Instruksikan Sekolah Libur Hari ini

Meski kegiatan belajar mengajar dihentikan sementara, Abisai Rollo memastikan aktivitas pemerintahan di lingkungan Pemerintah Kota…

1 day ago

Suara Perempuan Papua Diduga Ada 107 Ribu Warga Mengungsi

Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…

3 days ago

Pembangunan Terminal Khusus Masih Dalam Tahap Pembahasan

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…

3 days ago