

Ratusan ASN lingkup Pemkab Mimika yang terlambat dan berdiri pada barisan paling belakang, dalam apel perdana di halaman kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Selasa (8/4/2025), (Foto: Cenderawasih Pos/Moh. Wahyu Welerubun).
MIMIKA – Ratusan aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintahan Kabupaten Mimika terpantau terlambat mengikuti apel perdana pada hari pertama pasca cuti bersama Idul Fitri 1446 Hijriah, Selasa (8/4) kemarin.
Seperti diketahui, pada hari perdana masuk kantor pasca cuti bersama Idul Fitri ini, para ASN mengikuti apel perdana yang dipimpin langsung oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob.
Pantauan Cenderawasih Pos, sekitar pukul 08.00 WIT, Jalan Cenderawasih Poros Kuala Kencana terpantau macet dari tikungan sebelum kantor Distrik Kuala Kencana, dipadati kendaraan roda 4 dan roda dua milik ASN dan honorer lingkup Pemerintah Kabupaten Mimika akan mengkuti apel perdana.
Apel perdana ini dimulai pukul 08.00 WIT di mana Bupati Mimika didampingi Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob telah berdiri di mimbar dan memimpin apel dikepung barisan ASN yang telah lebih dulu hadir.
Ratusan ASN yang terlambat dan berdiri di barisan paling belakang pun kemudian menjadi sorotan. Dalam amanatnya, Johannes Rettob pun menyinggung kedisiplinan ASN. Johannes dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa visi misi dia dan Emanuel Kemong selaku Wakil Bupati akan lebih banyak mengarah pada disiplin ASN.
“Kita harus disiplin dalam segala hal, disiplin terhadap waktu, disiplin dalam berpakaian, disiplin terhadap pekerjaan, disiplin terhadap jiwa dan raga kita,” tegas Johannes dalam amanat perdananya sebagai Bupati Mimika. Johannes pun berpesan kepada seluruh ASN agar memperbaiki diri dan lebih disiplin dalam menjalankan tugas serta tanggung jawab.
Page: 1 2
Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…
Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…
Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…
Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…
Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…
Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…