

Masyarakat saat hendak membeli minyak goreng merek MinyaKita pada salah satu stand bazar di Papua. (foto:Foto/Antara Qadri Pratiwi)
JAYAPURA – Perum Bulog Kantor Wilayah Papua dan Papua Barat telah menyiapkan sekitar 73 ribu liter stok minyak goreng kemasan rakyat dengan merek MinyaKita sehingga pihaknya memastikan ketersediaan kebutuhan masyarakat di wilayah Papua tetap aman.
Pimpinan Wilayah Perum Bulog Papua dan Papua Barat Ahmad Mustari, mengatakan stok tersebut disiapkan guna menjaga stabilitas pasokan sekaligus membantu menekan potensi kenaikan harga minyak goreng di pasaran khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
“Saat ini kami sedang melakukan pembongkaran di Pelabuhan Jayapura dan Senin (9/3) dilakukan penyebaran secara bertahap ke jaringan distributor serta pasar-pasar tradisional agar dapat dijangkau langsung oleh masyarakat,” katanya di Jayapura, Sabtu.
Menurut Mustari, selain 73 ribu liter, masih ada lagi dalam perjalanan sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terkait ketersediaan stok minyak goreng tersebut.
“Kami terus melakukan upaya dalam mendukung program pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, khususnya minyak goreng bagi masyarakat,” ujarnya.
Dia menjelaskan selain memastikan ketersediaan, pihaknya juga terus melakukan pemantauan distribusi di lapangan agar penyaluran Minyakita tepat sasaran dan tidak terjadi penimbunan.
Page: 1 2
Selain capaian akademik, pihak sekolah juga mencatat tingkat retensi siswa yang sempurna. Hingga saat…
Kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Kampung Mosso dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang…
Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kawasan Dok IX Tanjung Ria masih membutuhkan perhatian serius…
Bima Arya menilai penanganan kawasan Sungai Anafre tidak cukup hanya melalui kegiatan pembersihan rutin.…
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…