Crhistian Sohilait yang masih menjabat Kadis Pendidikan Provinsi Papua itu, menyebut Pemkot mendapatkan potongan sebesar kurang lebih Rp 47 Miliar. “Anggaran yang dipotong itu bersumber dari tiga item diantaranya, DAK sebesar 34 Miliar, DAU 8 Miliar dan Otsus 5 Miliar, jadi secara total sebesar Rp 47 Miliar,” ungkapnya.
“Selain itu juga ada kebijakan untuk melakukan pemangkasan terhadap perjalanan dinas sebesar 50%, belanja ATK 90% dan beberapa sektor lainnya,” lanjutnya.
Christian Sohilait menambahkan, kebijakan ini tentu akan berdampak pada kinerja pemerintah, namun hal tersebut tidak perlu menjadi dasar atau alasan untuk tidak bekerja dengan maksimal.
Menurutnya, semua kepala daerah termasuk Kota Jayapura tentu akan mendukung dan siap menjalankan apa yang sudah menjadikan arahan dan perintah pemerintah pusat.
Bagi beliau, dengan adanya pemangkasan ini, daerah-daerah didorong untuk melakukan efisiensi besar-besaran terhadap beberapa agenda kegiatan yang bersifat seremoni, agar program kegiatan prioritas masih bisa dijalankan. (kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dalam laporan tersebut, kekayaan Suyudi terdiri atas sejumlah aset tidak bergerak dan bergerak. Untuk tanah…
”Kapolri baru, harapan baru untuk membenahi institusi Polri,” ujar Abdul Rachman Thaha yang akrab disapa…
Usai dilantik menjadi menteri koordinator bidang politik dan keamanan (menko polkam), Jenderal TNI Dudung Abdurachman…
Selama lebih dari dua dekade, ia memilih bertahan dan ikut merajut masa depan anak-anak di…
Aksi ini banyak muncul di media sosial mengingat para mahasiswa yang terlibat nampaknya telah siap…
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, melalui Ketua Tim Penyidik sekaligus Kepala Seksi Penuntutan Kejati Papua, Alfisius…