Categories: METROPOLIS

Pemkot Pastikan Tidak Ada Kenaikan UMK

JAYAPURA– Pemkot Jayapura memastikan tahun ini tidak ada kenaikan Upah Minimum Kabupaten atau kota (UMK). Meskipun diakuinya sudah ada surat resmi dari pemerintah pusat mengenai kenaikan UMP tahun 2025 sebesar 6,5 persen.

   “Kalau kita untuk UMP ini masih pakai yang lama.  Mengenai adanya arahan aturan pemerintah pusat, mungkin tahun depan baru kita menyesuaikan,” kata Evert Merauje, Jumat (6/12).

    Menurutnya,  ketentuan kenaikan UMP di Kota Jayapura itu harus disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. “Kenapa tidak naik UMK,  kalau saya lihat ini kan karena soal ekonomi masyarakat yang belum terlalu pulih,” katanya.

    Hal itu disebabkan karena adanya inflasi di sejumlah daerah secara nasional. Termasuk Akibat penyebaran Covid-19 beberapa tahun yang lalu. “Mungkin tahun depan kalau ekonomi kita sudah baik, baru bisa kita pertimbangkan,” ujarnya.

   Ditanya apakah langkah Pemkot Jayapura  yang tidak menindaklanjuti arahan pemerintah pusat itu dinilai melanggar aturan. Menurutnya terkait hal ini, Pemkot Jayapura juga sebenarnya sudah membangun komunikasi dengan para pelaku usaha. Karena itu, mengenai kenaikan UMP ini, Pemkot Jayapura juga harus menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.  “Kemampuan APBD kita kan hanya 1,7 triliun,” bebernya. (roy/tri).

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

9 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

10 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

11 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

12 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

13 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

14 hours ago