Categories: METROPOLIS

Warga Nafri Minta Walikota Terapkan Perda Pinang

JAYAPURA  – Pemberdayaan Masyarakat khususnya Orang Asli Papua (OAP) turut jadi atensi warga Kampung Nafri yang disampaikan langsung kepada Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo selama kegiatan Turun Kampung  (Turkam).

Warga meminta Abisai Rollo untuk menindaklanjuti Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur penjualan sejumlah komoditas khas Papua salah satunya pinang. Menanggapi hal tersebut, Abisai Rollo menyampaikan bahwa akan melihat kembali Perda tersebut, jika sudah ada pasti akan ditindaklanjuti.

  “Tentu ini hal penting untuk menjadi perhatian kita kedepannya, karena pinang ini merupakan makanan khas Papua yang seharusnya menjadi bagian daripada mata pencarian masyarakat OAP,” tutur  Abisai Rollo kepada warga Nafri di sela kegiatan Turkam, Rabu (4/5) lalu.

  Kata Abisai Rollo, Perda yang dimaksud adalah, Perda Nomor 10 tahun 2018 yang mengatur tentang perlindungan dan pemberdayaan pedagang lokal atau khususnya OAP. “Yang disoroti masyarakat ini adalah pinang dan sagu yang menjadi bagian daripada orang Papua itu sendiri,” pungkasnya.

  “Mereka meminta masyarakat non OAP untuk tidak ikut menjual komoditas khas lokal tersebut,” lanjutnya.

  Abisai Rollo menilai, hal ini memang perlu disosialisasikan dengan baik sebelum dilakukan penegakan di pasar. “Nanti kita aktifkan Perda ini, namun terlebih dahulu perlu ada sosialisasi agar tidak ada salah persepsi dati masyarakat non OAP,” tuturnya.

  Fakta di lapangan, kata Abisai Rollo, sudah tidak terkontrol, dimana banyak masyarakat non OAP yang ikut menjual pinang, sagu dan yang lainnya yang sebenarnya itu bagian dari pedagang khususnya OAP.

  “Sekali lagi saya tegaskan, akan kita jalankan Perdanya, supaya masyarakat OAP ini bisa berjualan dengan baik,” bebernya.

  Ternyata aspirasi soal Perda penjualan pinang dan Sagu ini sudah menjadi keluh kesah masyarakat di empat kampung, mulai dari Skouw Sae, Mabo, Yambe hingga Kampung Nafri.

“Soal penjualan pinang ini paling sering disampaikan masyarakat di empat kampung, dan pasti akan kita tindaklanjuti,” tuturnya.(kim/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Presiden Prabowo Salurkan 10 Ekor Sapi Kurban untuk Papua

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menyebut Presiden RI Prabowo Subianto menyalurkan bantuan 10 ekor sapi kurban…

23 minutes ago

Polisi Kembali Bongkar Sindikat Narkotika Golongan I

Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Mimika melakukan tindakan tegas dalam upaya pemberantasan peredaran gelap…

53 minutes ago

Tiga Warga Australia Segera Jalani Siidang di PN Merauke

Ketua Pengadilan Negeri Merauke, lanjut Yuri Ardiansyah, telah menunjuk 3 hakim untuk menangani 2 perkara…

2 hours ago

Bupati Merauke Ingatkan Kepala Distrik Bekerja Lebih Optimal dan Efektif

Bupati Merauke, Yoseph Bladib Gebze mengingatkan para kepala distrik untuk melaksanakan tugas dengan optimal serta…

3 hours ago

Pria 40 Tahun di Boven Digoel Ditemukan Tewas di Kos-kosan

Kapolres Boven Digoel melalui Kasat Reskrim AKP Ishak O. Runtulalo menyampaikan, laporan awal diterima pihaknya…

4 hours ago

Korban Curas di Libarek Berhasil Selamat

Polsek Wamena Kota memastikan dua korban pencurian dan kekerasan (curas) terhadap dua saudara DW dan…

5 hours ago