

Calon Gubernur Papua Benhur Tomi Mano saat dipanggul masyarakat dalam deklarasi dukungan masyarakat Mee Pago-Lapago untuk pasangan BTM-CK di lapangan PTC Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kamis (5/6). (Foto/istimewa)
JAYAPURA-Masyarakat dari wilayah adat Mee Pago dan Lapago yang bermukim di Kota Jayapura secara resmi menyatakan dukungannya kepada pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Benhur Tomi Mano (BTM) dan Constant Karma (CK), dalam pemungutan suara ulang (PSU) yang dijadwalkan berlangsung pada 6 Agustus 2025.
Deklarasi dukungan ini digelar dalam sebuah acara yang diwarnai dengan tradisi bakar batu di Lapangan PTC Entrop, Kota Jayapura, Kamis (5/6). Wakil Kepala Suku Mee Pago di wilayah Mamta (Kota Jayapura), Rufus Miyapa, menyatakan bahwa saat ini masyarakat Mee Pago dan Lapago telah berkomitmen mendukung pasangan BTM-CK.
“Pada pilkada pertama, kami belum bersatu, karena masih ada keraguan terhadap BTM. Tapi sekarang kami yakin, beliau adalah calon pemimpin yang baik untuk Papua induk,” ujar Rufus kepada wartawan.
Rufus mengungkapkan, deklarasi ini semestinya dihadiri oleh ribuan warga Mee Pago dan Lapago dari berbagai wilayah, termasuk Lembah Grime Nawa. Namun, karena cuaca yang kurang bersahabat, sehingga hanya warga dari Kota Jayapura yang hadir secara langsung.
“Kami sudah sepakat hadir semua, termasuk saudara-saudara kami dari Grime Nawa. Tapi karena hujan, mereka tidak bisa datang,” jelasnya.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat Mee Pago dan Lapago di wilayah lain untuk bersatu memenangkan BTM-CK dalam PSU nanti. “BTM adalah pemimpin yang punya bukti kerja nyata, seperti almarhum Lukas Enembe. Kami doakan BTM-CK menang di PSU,” harap Rufus.
Page: 1 2
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…
Membutuhkan waktu sekitar 1 jam perjalanan dari Kota Jayapura. Setelah tiba di Danau Emfotte, pengunjung…
Rilis yang diperoleh dari Humas Polres Boven Digoel menyebutkan, pelepasan dilaksanakan di Pelabuhan Tanah Merah…
Swedia datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatat kemenangan telak pada laga pembuka, sementara Belanda…
Perselisihan menajam setelah KS menolak membayar karena menganggap seluruh kewajibannya telah lunas. Ketegangan tersebut memuncak…
Keharuan memuncak saat para siswa satu per satu berjalan ke depan untuk menerima tanda kelulusan.…