

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo saat mendengar aspirasi warga dalam kegiatan dialog publik di Kantor Wali Kota, awal pekan kemarin. (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA — Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura terus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program pembangunan dan penggunaan anggaran daerah, termasuk dana Otonomi Khusus (Otsus), melalui kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) triwulan I tahun anggaran 2026 yang digelar, Selasa (6/5).
Kegiatan monitoring tersebut melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Jayapura guna mengevaluasi capaian fisik maupun realisasi keuangan program pembangunan sejak Januari hingga Maret 2026.
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo mengatakan monitoring dilakukan sebagai bentuk pengawasan agar seluruh program yang telah direncanakan dapat berjalan sesuai target serta dipertanggungjawabkan dengan baik.
“Hari ini kita melakukan monitoring meja bersama seluruh OPD untuk melihat sejauh mana kegiatan yang telah dilaksanakan masing-masing OPD. Dari hasil monitoring, rata-rata kegiatan sudah mencapai 25 persen, meskipun masih ada OPD yang belum mencapai angka tersebut,” ujar Abisai Rollo.
Menurutnya, evaluasi rutin sangat penting untuk memastikan seluruh perangkat daerah bekerja maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia meminta setiap OPD lebih aktif dan serius menyelesaikan program yang telah dirancang sejak awal tahun anggaran.
“Pada monitoring berikutnya, saya harap seluruh kegiatan sudah berada pada posisi 80 persen. Semua OPD harus lebih aktif bekerja dan menyelesaikan program yang telah direncanakan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga memaparkan perkembangan realisasi program yang bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus). Hingga triwulan I 2026, realisasi fisik program Otsus tercatat mencapai 20,62 persen, sedangkan realisasi keuangan baru mencapai 6,98 persen.
Dari total alokasi dana Otsus sebesar Rp168.770.065.000, anggaran yang telah terserap mencapai Rp11.784.055.200. Abisai menjelaskan, dana Otsus tersebut dikelola oleh 21 OPD, satu rumah sakit, serta 14 puskesmas di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura untuk mendukung berbagai program pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Page: 1 2
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…
Enam gubernur serta 42 bupati dan wali kota dari seluruh penjuru Tanah Papua berkumpul di…
Mantan Anggota DPRK Jayawijaya mengaku permintaan penambahan pasukan dari Polda Papua ini bukan tanpa alasan.…
Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pernyataan sikap dan penyampaian aspirasi terkait isu-isu sosial serta penegakan…
Padahal beberapa tahun lalu, Ruko Dok II adalah salah satu tempat favorit warga Kota Jayapura…