Categories: METROPOLIS

PUPR Fokus Pasang LPJU di Jalan yang Masih Gelap

JAYAPURA — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Jayapura terus memperkuat program penerangan jalan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kota Jayapura yang aman, nyaman, dan terang pada malam hari.

Tahun depan, PUPR kembali memprioritaskan pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU), khususnya di titik-titik yang masih minim penerangan dan sering dikeluhkan masyarakat.

Kepala Dinas PUPR Kota Jayapura, Asep Khalid, mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025 pihaknya telah memasang sekitar 500 titik LPJU baru, sebagai tindak lanjut dari program prioritas Wali Kota Jayapura, “Jayapura Terang Benderang.”

“Pemasangan 500 titik LPJU di tahun 2025 menjadi langkah awal untuk memperluas kawasan terang di seluruh wilayah kota. Ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap program wali kota dalam meningkatkan kenyamanan masyarakat,” ujar Asep saat dikonfirmasi Cepos, Jumat (5/12).

Untuk tahun 2026, lanjutnya, PUPR menargetkan pemasangan 1.000 titik LPJU baru. Target tersebut merupakan upaya mempercepat pemerataan penerangan, terutama di kawasan rawan ataupun daerah pemukiman yang masih gelap.

Ia menjelaskan bahwa peningkatan pelayanan ini akan semakin optimal dengan adanya kendaraan hidrolik LPJU yang baru diserahkan Wali Kota beberapa hari lalu. Kendaraan operasional tersebut menjadi fasilitas penting dalam pemasangan, perawatan, dan pengawasan LPJU di seluruh wilayah kota.

“Selain pemasangan baru, kami juga akan melakukan pengecekan dan perbaikan LPJU yang sudah tidak menyala. Dengan kendaraan operasional ini, kami berharap pekerjaan di lapangan bisa lebih cepat dan maksimal,” kata Asep.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Harusnya Kerja MRP Dipublis dan Lebih Transparan

Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…

4 days ago

Dua Kapal Nelayan Indonesia Dibakar Tentara PNG

Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…

4 days ago

Setelah Botak, Kini Aibon

Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…

4 days ago

Rahasia Tasbih Alam: Mengapa Manusia Tak Mampu Mendengarnya?

Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…

4 days ago

Warga Disarankan Tak Berenang di Pantai Holtekamp

Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…

5 days ago

Ratusan Nelayan Ditangkap Otoritas PNG dan Australia Merupakan Urusan Pusat

Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…

5 days ago