Categories: METROPOLIS

Operasikan HP Saat Berkendara Bisa Dilacak

JAYAPURA-Ada yang menarik dari hasil wawancara terkait operasi Zebra Cartenz 2023 yang dipusatkan di Taman Imbi Jayapura, Kamis (7/9). Disini masih sama seperti sebelumnya, tim Satlantas Polresta menilang pengendara yang terlihat melakukan pelanggaran secara kasat mata.

   Namun, meski lebih banyak yang diamankan adalah pelanggar kasat mata, namun bagi pengendara yang biasa mengoperasikan Hp saat berkendara juga bisa ditilang. Ini akan ketahuan setelah dilacak lewat teknologi informasi.

Kanit Turjawali Sat Lantas Polresta Jayapura Kota, Iptu Slamet yang memimpin operasi menyampaikan bahwa jika kedapatan mengoperasikan HP bisa langsung ditilang.

   Tapi dikatakan biasa pengendara mengelak, namun di sini polisi memiliki teknologi untuk mengetahui apakah betul HP tersebut digunakan saat berkendara atau tidak. “Semuanya ada dan bisa diketahui  meski pengendara mengelak. Nanti bisa diketahui dengan dilacak apakah betul HP nya dioperasikan saat itu (berkendara) atau tidak. Akan terlihat dimana lokasi, waktunya juga akan ketahuan jadi tidak bisa mengelak,” tambah Slamet.

   Selain itu dikatakan  saat ini tak ada lagi proses penilangan dengan meninggalkan uang untuk membayar ke bank, tetapi pelanggar akan menerima SMS atau pesan di HP terkait besaran denda yang harus dibayarkan ke bank. “Tidak ada lagi uang tunai. Nanti ada pesan di HP dan itu dibayarkan barulah surat – surat dikembalikan,” imbuh Slamet. (ade/tri)

newsportal

Recent Posts

Polres Keerom Kembali Musnahkan Ganja

Kasat Narkoba Polres Keerom AKP Rony Romy Samori menjelaskan, barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari…

10 minutes ago

Pemprov Papua Dorong 50 Persen Bahan Baku dari Lokal

Badan Gizi Nasional (BGN) resmi meluncurkan 13 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung pelaksanaan…

1 hour ago

Ditinjau Tim dari Menko Polhukam, 333 Rumah Terdampak Konflik Sosial Bakal Terealisasi

Tim yang diturunkan ke Wamena saat ini dari Menko Polhukam, BNPB, Danrem 172/ PWY, PLN…

2 hours ago

BPS Jayawijaya Memastikan Inflasi September 2026 Mencapai 3.28 Persen

Kepala BPS Jayawijaya Arther Purmiasa menyatakan Pada Bulan September 2026, terjadi inflasi sebesar 3,28 persen…

3 hours ago

Tujuh Dokter UGD RSUD Boven Digoel Mogok, Pemkab Tarik Empat Dokter Puskesmas

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel Adolof Andatu, Amd, Kep, SKM. ketika dikonfirmasi media ini…

4 hours ago

KMN Rizki Jaya Utama 01 Bocor di Laut Arafura, Satu ABK Masih Dalam Pencarian

Akibat kecelakaan tersebut, satu dari sembilan orang Anak Buah Kapal (ABK) yang berada di atas…

5 hours ago