

Presiden Joko Widodo bercengkrama dengan anak-anak Papua yang menunjukkan kemampuan berhitung cepat dalam kunjunganya di Papua Jumat (7/7/2023) lalu. Presiden Jokowi nantinya akan menghadiri puncak Hari Anak Nasional 2024 di Kabupaten Jayapura, 23 Juli mendatang. (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA– Dalam rangka menyukseskan hari anak nasional (HAN) penjabat Wali Kota Jayapura meminta dukungan dari semua kepala sekolah dari jenjang TK PAUD sampai ditingkat SMA SMK se kota Jayapura.
Disisi lain, Christian Sohilait juga meminta Rp10.000 anak di kota Jayapura untuk menyambut Presiden Republik Indonesia dalam kunjungannya dalam memperingati hari anak nasional pada Juli ini.
“Sesuai arahan Bapak PJ Wali Kota Jayapura supaya anak-anak sekolah disiapkan sebanyak 10.000 orang untuk berdiri di pinggir-pinggir jalan depan sekolah mereka dalam menyambut kedatangan bapak presiden Indonesia,”kata Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Abdul Majid, Jumat (5/7).
Dia mengatakan, dalam rangka persiapan peringatan Puncak hari raya anak secara nasional di kota Jayapura, semua kepala sekolah selama tiga pekan belakangan ini telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan peringatan hari anak nasional tersebut.
“Dalam rangka menyukseskan hari anak nasional 2024, melalui kegiatan olahraga bersama dengan seluruh kepala sekolah ingin menyatukan semangat kepada kepala sekolah,
Tarian kolosal melibatkan peserta didik yang banyak kemudian daya dukung pengisi acara juga melibatkan anak-anak yang ada di Kota Jayapura.
Mudah-mudahan dengan pesan pesan yang rileks, yang santai, kita memiliki spirit kekuatan yang sama,”ujar Majid.
Page: 1 2
Sejak tim memulai latihan bersama, Boaz terlihat masih melakukan latihan terpisah di pinggir lapangan dan…
Takuya rencananya akan dipinjamkan ke salah satu kontestan Liga 2. Artinya Persipura mencari pengganti gelandang…
Gelandang Persipura Jayapura, Bima Ragil, dipastikan bertahan dan kembali membela tim untuk musim kompetisi Liga…
Seluruh pihak harus bersama-sama mendorong lahirnya generasi muda yang bangga terhadap identitas dan warisan…
Kepala Komnas HAM Perwakilan Papua, Frits Ramandey, menegaskan tindakan menghilangkan nyawa seseorang secara sengaja merupakan…
Mewakili Rektor Uncen, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Uncen, Dr. Septinus Saa, S.Sos, M.Si.,…