

Rustan Saru
JAYAPURA- Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. Rustan Saru, MM., menjelaskan bahwa peningkatan kasus yang signifikan di Kota Jayapura akibat hasil swab dari pelabuhan yang telah keluar. Per hari bisa sampai 20 orang, bahkan di dua belakangan ini sampai 50 orang per harinya.
“Ini dari 20 Juni itu langsung meningkat tajam akibat hasil swab dari pelabuhan. Karena memang hasilnya baru keluar sehingga angka kasus meningkat tajam. Meningkat tajam bukan karena klaster di Kota Jayapura, tapi karena klaster pelabuhan yang kita lakukan pengetatan melalui swab antigen kepada masyarakat yang datang dari luar Papua,” jelas Ir. Rustan Saru, MM., Rabu (7/7) kemarin.
Dengan kondisi ini, Pemkot Jayapura menerapkan PPKM Mikro di tiap kelurahan/kampung untuk menekan angka kasus dalam penyebaran Covid 19.
“Semua kelurahan, PPKM Mikro kita dorong untuk optimalkan tanggung jawab melibatkan puskemsas, dan pihak terkait lainnya di tingkat distrik, kelurahan, dan kampung. Masing-masing melakukan pemantauan tingkat RT/RW juga. Semua kelurahan sudah ada PPKM Mikro, sehingga hanya perlu kita follow up tugas dan tanggung ajwab mereka tiap hari memantau perekembangan Covid 19,” pungkasnya. (gr/wen)
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…