

Ketua TP PKK Provinsi Papua, Linda Onibala, saat memberikan vaksin polio kepada salah satu anak di Keerom beberapa waktu lalu. (FOTO: Elfira/Cepos)
JAYAPURA-Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Papua, mengerahkan kader-kadernya di kabupaten/kota untuk membantu pelaksanaan imunisasi Polio. Penjabat Ketua TP PKK Provinsi Papua, Linda Onibala, mengatakan pelibatan kader PKK ini diharapkan dapat membantu meningkatkan cakupan imunisasi polio di daerah.
“Prinsipnya PKK Papua sebagai mitra pemerintah akan mendukung penuh program nasional yang tengah berjalan. Kami akan mengupayakan semua kader PKK di kabupaten/kota. Hal ini sudah menjadi tugas Kelompok Kerja (Pokja) 4 PKK Papua,” kata Linda kepada wartawan.
Selain imunisasi polio, Linda mengaku sampai saat ini terus memantau bayi stunting di Papua. “Kami tetap memantau bayi stunting yang kami tangani sejak 2023 sampai sekarang,” ucapnya.
Dari laporan yang diterimanya, bayi stunting yang didampingi bertumbuh dan berkembang dengan baik. Contohnya bayi stunting atas nama Yulianto di Kabupaten Jayapura yang berat badannya sudah ideal dan sehat.
“Kami terus mendukung makanan bergizinya sampai sekarang. Kami juga minta PKK di kabupaten/kota melaporkan secara berkala pertumbuhan dan perkembangan bayi stunting yang didampingi,” ujarnya.
Sementara itu, Pj Gubernur Papua Muhammad Ridwan Rumasukun mengatakan imunisasi polio penting bagi generasi emas Papua. Sehingga itu, pihaknya mengharapkan seluruh ibu-ibu yang memiliki anak umur 0-7 agar membawa anak-anak ke Posyandu atau Puskesmas terdekat.
“Imunisasi polio merupakan pencegahan yang tepat karena polio tidak ada obatnya berbeda dengan stunting,” ujarnya.
Ridwan menyebut semua harus bekerja dengan maksimal dan sadar bahwa imunisasi penting, termasuk dilakukan juga pemeriksaan dini ke Puskesmas atau Posyandu. “Anak anak hari ini adalah generasi emas yang siap melanjutkan pembangunan Indonesia kedepannya,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Keberadaan jenazah Nahkoda KMN Sardi Utama bernama Ahir yang sehari-harinya dipanggil Rizal belum jelas. Nahkoda…
Pikiran melayang ke mana-mana padahal kamu sudah mencoba fokus. Menyalahkan diri sendiri malas, tidak disiplin,…
Kasus ini mencuat setelah pihak keluarga membuat laporan yang diwakili oleh Relawan Teras Peduli ke…
Menurut Thomas, pandangan yang disampaikan Komnas HAM merupakan isu yang sangat penting dan krusial dalam…
Pertama, Easy Pose. Mulailah sesi Anda dengan pose ini untuk melatih pernapasan diafragma yang dalam.…
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG)…