

Walaupun sudah satu hari lebih korban belum ditemukan, Saiful mengharapkan korban bisa ketemu dalam keadaan selamat. "Mengingat korban sudah berkeluarga dan punya anak saya harapkan korban ditemukan dalam keadaan selamat, " kata Saiful.
JAYAPURA-Korban tengelam di Pantai Holtekamp, Jairun (40, hingga Rabu (6/3) petang, masih terus dilakukan pencarian Tim SAR kota Jayapura dibantu oleh TNI AL, Pol Air, dan komunitas Orari Jayapura, masih terlihat bersiaga di lokasi.
Adik kandung korban, La Saiful (35) mengatakan korban ini sudah berkeluarga, sudah mempunyai lima anak, salah satu anaknya ada di Jayapura dan empat anaknya di Buton, Sulawesi Tenggara bersama sang istri dan keluarga.
Walaupun sudah satu hari lebih korban belum ditemukan, Saiful mengharapkan korban bisa ketemu dalam keadaan selamat. “Mengingat korban sudah berkeluarga dan punya anak saya harapkan korban ditemukan dalam keadaan selamat, ” kata Saiful.
Lebih lanjut Saiful mengungkapkan bahwa sebelum kejadian, korban ke Pantai Holtekamp bersama teman kerja untuk mengikuti kegiatan silahturahim dari Dinas Sosial. Saiful menjelaskan sekitar pukul 10:00 WIT korban masih membakar ikan. sekitar pukul11:30 WIT teman-teman korban sedang siapkan bekal untuk makan siang.
Sementara teman-teman lagi makan siang, korban minta izin terlebih dahulu untuk berenang bersama satu temannya. “Pada saat itu korban berenang terlalu dalam sementara temannya di pinggir saja” kata Saiful
“Teman-teman korban sempat melarang korban untuk berenang mengingat ombak pada saat itu terlalu deras, ” lanjut Saiful.
Tak hanya itu kata Saiful, korban juga sempat minta izin dengan penjaga, tetapi korban tetap ngotot untuk tetap berenang dan akhirnya terseret ombak di Pantai Holtekamp.
Di tempat yang sama ibu Sumiatun menjelaskan sosok korban di tempat ia kerja. Sebelumnya korban merupakan pelayan di kantor Dinas Sosial Kota Jayapura. Sambil menangis Sumiatun menjelaskan sosok korban di mata teman-teman kerja.
“Korban anak yang baik, jujur, rajin, pekerja keras dan loyalitas” kata ibu Sumiatun sambil menangis.
Lanjut ibu Sumiatun, korban ini tidak punya hubungan darah dengannya, tapi karena sikap dan tingkah laku dia yang baik ibu merasa dia (korban) seperti keluarganya sendiri.
Sebagai informasi sampai saat ini Tim SAR masih berusaha untuk mencari korban. “Kamipun berharap semoga korban bisa di temukan secepatnya.” harapnya. (cr-278/tri)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Pemerintah menargetkan pendapatan negara di wilayah Papua pada 2026 sebesar Rp6,7 triliun, yang terdiri atas…
Owen membeberkan bahwa mereka sudah menjajaki dua stadion di Jawa Timur. Dan saat ini masih…
Dari hasil peninjauan, pemerintah menemukan sejumlah aspek yang perlu segera dibenahi, di antaranya sanitasi tempat…
Keputusan ini menjadi pengalaman pertama bagi skuad Persipura. Pada musim-musim sebelumnya, mereka lebih sering menggelar…
Menurutnya, selama ini pemerintah daerah tidak pernah dilibatkan secara maksimal dalam perencanaan maupun pelaksanaan program.…
Penangkapan bermula saat D.H. menjalani pemeriksaan di Passenger Security Check Point (PSCP) Terminal Keberangkatan Bandara…