

Pj Gubernur Papua, Ramses Limbong bersalaman dengan ASN Pemprov usai apel gabungan di kantor gubernur, Senin (6/1) kemarin. (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Ada beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak hadir saat apel gabungan perdana di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tahun 2025, Senin (6/1).
Hal itu terungkap ketika Pj Gubernur Papua, Ramses Limbong menanyakan kehadiran beberapa kepala dinas tertentu. Namun, yang bersangkutan saat itu tidak hadir dengan alasan sakit dan alasan lainnya.
Saat disinggung ketidakhadiran beberapa kepala OPD, Ramses mengatakan reward dan punishment selalu ada.
“Tadi ada yang tidak hadir lantaran kurang sehat dan dia sudah melapor ke saya, namun ada juga yang tidak melapor,” kata Ramses usai memimpin apel perdana yang digelar di Sasana Krida Kantor Gubenur Papua.
Terhadap mereka yang tidak ikut apel perdana, Ramses akan menanyakan alasan ketidakhadiran mereka. Sebab menurutnya, pimpinan harus menjadi contoh untuk bawahannya.
“Jika kedisplinan itu tidak dimulai dari pimpinannya, pasti kebelakangnya akan tidak benar, jadi kita mulai dari diri kita sendiri,” ujarnya.
Harusnya kata Ramses, Tahun 2025 sudah harus berubah. Dimulai dari tanggung jawab pribadi sebagai seorang ASN, tanggung jawab pribadi sebagai pejabat yang diberikan amanah maupun tanggung jawab lainnya.
“Saya ajak kita semua untuk sadar terhadap diri sendiri dan berpikir tentang apa yang akan kita buat untuk Papua. Sebab, Papua ini harus maju, dengan begitu impactnya adalah kesejahteraan masyarakat dan kesejahteraan ASN,” kata Ramses.
Selain itu, Ramses juga mengingatkan para OPD melakukan program kerja sejak sekarang. Sehingga, kejadian 2024 tidak terulang lagi.
Juga meminta semua OPD mengharmonisasikan atau singkronisasi dengan kabupaten/kota di sembilan kabupaten/kota di Papua.
“Saya juga meminta Sekda dan BPKAD, untuk kegiatan-kegiatan yang tidak signifikan saya minta drop, apalagi seminar di hotel yang tidak ada outputnya. Termasuk kabupaten/kota harus menciptakan ketahanan pangan,” pungkasnya. (fia/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…