Categories: METROPOLIS

Kejari Jayapura Tuntaskan 800 Perkara

JAYAPURA-Sepanjang tahun 2025, kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Jayapura menunjukkan peningkatan signifikan. Lembaga penegak hukum ini berhasil menyelesaikan sekitar 800 perkara yang meliputi perkara pidana umum, pidana khusus, perdata, hingga tindak pidana korupsi (tipikor).

Capaian tersebut melampaui target tahunan yang biasanya hanya berkisar 700 perkara per tahun. Hal ini diungkapkan langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Jayapura, Stanly Yos Bukara, saat ditemui di Kejari Jayapura, Rabu (5/11).

“Tahun 2024 lalu kami tangani sekitar 700 perkara, tapi tahun ini sudah mencapai 800 perkara, padahal belum memasuki akhir tahun. Artinya, ada peningkatan cukup signifikan dari sisi jumlah penanganan perkara,” jelas Stanly.

Menurutnya, peningkatan jumlah perkara yang berhasil ditangani bukan semata-mata menunjukkan keberhasilan institusinya, tetapi juga menjadi indikator meningkatnya angka tindak pidana di wilayah hukum Kejari Jayapura.

“Kalau dilihat dari satu sisi, ini menunjukkan kinerja Kejaksaan yang baik dalam penyelesaian perkara. Tapi di sisi lain, capaian ini juga memperlihatkan bahwa tingkat pelanggaran hukum di masyarakat masih tinggi,” ujarnya.

Stanly menjelaskan, sebagian besar perkara yang ditangani Kejari Jayapura selama tahun 2025 masih didominasi oleh kasus-kasus pidana umum, seperti pencurian, penyalahgunaan narkotika, pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Guru dan Nakes di Korowai Diungsikan

Rombongan diberangkatkan dari Boven Digoel dan tiba di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, sekitar pukul 15.29…

2 hours ago

Biaya Visum Tak Ditanggung BPJS Berpotensi Korban Enggan Melapor

Kebijakan tidak ditanggungnya korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan kekerasan seksual dalam skema Badan…

4 hours ago

Ternyata Posisi Tidur Bisa Jadi Penyebab Kerutan Wajah yang Permanen

Riset dari pakar Universitas California, Los Angeles (UCLA) menunjukkan bahwa durasi istirahat yang tidak mencukupi,…

5 hours ago

Penembakan Lagi, Aparat Kecolongan?

Seorang warga sipil bernama Andika Harudin (41) menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal (OTK)…

6 hours ago

Tindakan Brigpol LR Mencoreng Nama Baik Polri

Menurut Cahyo, apa yang dilakukan pelaku, Brigpol LR nyata mencoreng nama baik Polri dalam hal…

7 hours ago

Gara-gara Miras, TNI Polri Bentrok di Mappi

Dalam keterangan resmi yang diterima Kamis malam, Letkol Iwan menyampaikan bahwa peristiwa bermula dari kesalahpahaman…

8 hours ago