

AKP Febry V. Pardede. (foto:Karel/Cepos.)
JAYAPURA-Pemerintah Provinsi Papua tengah mematangkan persiapan uji coba layanan Angkutan Lintas Batas Negara (ALBN) rute Jayapura–Vanimo, Papua Nugini. Uji coba ini dijadwalkan berlangsung pada 14–16 Oktober 2025 mendatang.
Layanan transportasi lintas negara tersebut digagas dengan tujuan utama meningkatkan konektivitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan perbatasan Indonesia dan Papua Nugini.
Kehadiran ALBN diyakini akan membuka akses lebih luas bagi masyarakat kedua negara untuk saling berdagang, memasarkan hasil bumi, serta memenuhi kebutuhan ekonomi sehari-hari. Namun di balik potensi manfaatnya, pemerintah daerah maupun aparat keamanan diminta untuk tetap mewaspadai dampak negatif yang bisa timbul, khususnya terkait potensi penyelundupan narkotika.
Sebagaimana diketahui, sebagian besar peredaran narkotika jenis ganja di Papua, khususnya di Kota Jayapura, dipasok dari Papua Nugini, termasuk wilayah Vanimo. Dengan adanya akses resmi transportasi lintas batas ini, aparat menilai perlu langkah antisipasi lebih matang agar jalur resmi tidak dijadikan pintu masuk barang terlarang.
Page: 1 2
Selain capaian akademik, pihak sekolah juga mencatat tingkat retensi siswa yang sempurna. Hingga saat…
Kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Kampung Mosso dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang…
Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kawasan Dok IX Tanjung Ria masih membutuhkan perhatian serius…
Bima Arya menilai penanganan kawasan Sungai Anafre tidak cukup hanya melalui kegiatan pembersihan rutin.…
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…