

Pantai Holtekamp yang berhadapan langsung dengan samudra pasifik, saat ini masih belum memiliki tembok penahan ombak, Selasa (3/6/2025). (FOTO:Karel/Cepos)
JAYAPURA-Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua, Dave Muhaimin, mengungkapkan bahwa pihaknya akan melanjutkan pembangunan tembok penahan ombak di kawasan Pantai Holtekamp, sebagai langkah antisipatif terhadap abrasi yang bisa mengancam ekosistem di Teluk Youtefa.
Muhaimin menjelaskan bahwa kondisi pantai saat ini cukup mengkhawatirkan, dengan gelombang laut yang tinggi mengakibatkan terjadinya pengikisan pantai secara terus-menerus. Oleh karena itu, pembangunan tembok penahan ombak menjadi prioritas utama.
“Rencananya, jika tahun ini tersedia anggaran, pembangunan akan kami lanjutkan. Karena proyek ini menjadi fokus utama kami,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya di Kantor BWS Papua, Selasa (3/6).
Ia memaparkan, pembangunan akan dimulai dari kawasan Jembatan Merah hingga ujung Pantai Cybery di Distrik Muara Tami. Secara teknis, tembok penahan ombak akan dibangun menggunakan konsep reflector seawall, yakni tembok laut reflektor yang dirancang khusus untuk memantulkan gelombang kembali ke laut.
“Tembok reflektor ini efektif dalam meredam energi gelombang dan mencegah erosi pantai. Dengan memantulkan gelombang, struktur ini menjaga stabilitas garis pantai dan melindungi daratan di belakangnya,” jelas Muhaimin.
Page: 1 2
Fenomena udara yang menyelimuti kawasan Kota dan Kabupaten Jayapura belakangan ini dipastikan murni merupakan fenomena…
PGRI menegaskan bahwa siswa yang kurang berupaya belajar, sering absen tanpa alasan jelas, serta belum…
Kepala Lapas Kelas IIB Merauke, Hendrik, menjelaskan bahwa berdasarkan pendataan, jumlah penghuni lapas tercatat sebanyak…
Motto Hen Tecahi Yo Onomi T'mar Ni Hanased yang merupakan peninggalan Wali Kota Benhur Tomi…
Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom mengatakan, Manfred bersama pasukan TPNPB Kodap IV Sorong Raya sebelumnya…
Dudung mengatakan dirinya dalam waktu dekat akan meninjau sejumlah wilayah terdampak karhutla, termasuk Sumatera Selatan,…