“Kami minta pihak-pihak yang membeli kawasan hutan bakau untuk tidak melakukan transaksi yang dapat merusak hutan. Kalau hutan rusak, dampaknya akan kembali ke masyarakat,” katanya.
Di akhir pernyataannya, Abisai mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat hutan bakau sebagai aset lingkungan yang sangat berharga bagi Kota Jayapura.
“Ini tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga hutan bakau demi masa depan lingkungan dan generasi yang akan datang,” tutupnya.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada Februari 2026 sebesar…
Mulai dari pencernaan yang lebih lancar, kontrol porsi makan, hingga membantu meningkatkan kesadaran penuh (mindfulness)…
Data GLOBOCAN 2022 menunjukkan kanker paru menjadi penyumbang kasus dan kematian kanker tertinggi di dunia.…
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…
Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…
Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…