

ilustrasi pengangguran
JAYAPURA– Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada Februari 2026 sebesar 7,02 persen, naik tipis dibanding tahun sebelumnya. Di sisi lain, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) justru turun menjadi 65,70 persen. Statistisi Ahli Madya BPS Papua, Intan Selfina N. Sinaga, menjelaskan jumlah angkatan kerja pada Februari 2026 mencapai 485,43 ribu orang, turun sekitar 25 ribu orang dibandingkan Februari 2025. Penurunan ini sejalan dengan berkurangnya jumlah penduduk bekerja menjadi 451,36 ribu orang.
“Penurunan TPAK menunjukkan semakin sedikit penduduk usia kerja yang aktif dalam kegiatan ekonomi,” ujarnya, Senin (4/5). Lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan masih menjadi penyerap tenaga kerja terbesar dengan porsi 31,28 persen atau sekitar 141 ribu orang. Meski demikian, komposisi tenaga kerja formal mengalami perbaikan. Pada Februari 2026, pekerja formal mencapai 43,58 persen atau sekitar 196,70 ribu orang, naik dibanding tahun sebelumnya. Sementara sektor informal masih mendominasi dengan 56,42 persen.
Page: 1 2
“Untuk pembentukan OPD yang baru, sudah pernah kita ajukan berdasarkan analisis kebutuhan kelembagaan yang dilakukan…
Ricky Cawor resmi kembali bergabung dengan tim Persipura Jayapura untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim…
Seluruh identitas pengemudi serta korban yang merupakan satu keluarga kini telah teridentifikasi secara pasti.…
Mantan pemain PSBS Biak itu memiliki tekad besar untuk bisa mempersembahkan prestasi bagi tim kebanggaan…
Kapolres Jayawijaya melalui kabag Ops AKP Eddy Tohir Sabara menyatakan saat ini ada beberapa kelompok…
Kegiatan pemeriksaan rutin ini mencakup beberapa sasaran utama sikap tampang dan kerapian Pemeriksaan gampol (seragam…