

Mahasiswa Uncen saat melakukan kegiatan aksi pengalangan dana di simpang lampu merah Waena, Senin (5/5). (foto:Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Sebagai wujud kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat terdampak banjir di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, sejumlah mahasiswa Universitas Cenderawasih (Uncen) mengadakan aksi penggalangan dana pada, Senin (5/5).
Aksi ini diketahui telah berlangsung tiga hari. Adapun titik penggalangan dana itu di kawasan Abepura dan Heram, Kota Jayapura, yaitu pertigaan lampu merah Kotaraja di Jalan Raya Abepura-Sentani, pertigaan Lingkaran Abepura, pertigaan lampu merah Kamkey dan pertigaan lampu merah Waena.
Penanggungjawab aksi penggalangan donasi, Terinus Logo (21) mengatakan aksi tersebut dilakukan untuk membantu masyarakat terdampak banjir di Wamena yang hingga sekarang masih berada di kamp pengungsi.
“Aksi donasi ini kita lakukan untuk korban banjir di Wamena (Kabupaten Jayawijaya). Orang tua kami, keluarga kami terkena banjir dan mereka saat ini sedang mengungsi ke tempat yang dianggap cukup aman,” kata Terinus logo kepada Cenderawasih Pos di Pertigaan Lampu Merah Waena, Senin (5/5) siang.
Terinus logo yang mengaku mahasiswa semester VIII di Fakultas Ilmu Keolahragaan Uncen ini, mengatakan aksi tersebut akan terus berlangsung beberapa hari kedepannya.
Menurutnya, banjir yang melanda wilayah di Wamena ini akibat tingginya intensitas curah hujan yang menyebabkan udara dari kali Baliem dan beberapa kali lainnya meluap. “Dampak tingginya intensitas curah hujan menyebabkan lahan pertanian masyarakat rusak, dan sistem irigasi terganggu,” ujarnya.
Page: 1 2
Ketiga tersangka masing-masing berinisial RS, AS, dan II. Mereka diduga memiliki peran berbeda dalam kasus…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean menjelaskan,…
Kapolres menjelaskan, peristiwa tersebut berawal dari proses mediasi antara korban pencurian dan terduga pelaku kasus…
Menurut Pigai, substansi utama dari pembentukan aparatur atau pengurus koperasi bukanlah ketahanan fisik layaknya prajurit…
Di lantai satu, meja-meja kayu tertata rapi. Di dinding-dinding ruangan terpampang tulisan penuh falsafah Jawa.…
Hakim Purwanto S. Abdullah menyatakan, Nadiem terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana…