

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru saat pimpin apel pagi di halaman kantor walikota, Senin (5/5).
JAYAPURA-Maraknya kasus HIV-AIDS di Kota Jayapura menjadi PR terbesar Pemkot Jayapura untuk melakukan langkah-langkah konkret dalam rangka pencegahan. Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru menyampaikan bahwa dengan angka kasus yang tinggi dan merupakan urutan pertama untuk Provinsi Papua, HIV-AIDS ini menjadi sebuah catatan khusus.
“Dari data yang disampaikan KPA, Kota jadi urutan pertama, maka dari itu perlu ada langkah tegas untuk menyelesaikan persoalan ini,” ujar Rustan Saru saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos di kantor walikota, Senin (5/5).
Ke depan, Pemkot dorong untuk rutin lakukan sosialisasi agar masyarakat bisa paham dengan virus mematikan jika tidak dilakukan pemeriksaan atau tidak terbuka. “Kita juga minta warga harus berani untuk melakukan pemeriksaan dan tidak boleh didiamkan karena resikonya sangat tinggi baik untuk diri sendiri maupun orang lain,” ungkapnya.
Menurut orang nomor dua di Kota Jayapura ini, tes HIV penting untuk deteksi dini, memungkinkan akses ke pengobatan dan perawatan yang tepat, serta mencegah penularan kepada orang lain.
“Warga, terutama yang berisiko, harus berani menjalani tes HIV-AIDS karena tes ini adalah satu-satunya cara untuk mengetahui status infeksi HIV atau tidak,” ungkapnya.
Page: 1 2
Serpihan ini cukup kuat sehingga mampu mengupas kulit pohon hingga menggores dinding beton dengan kedalaman…
Ia ditangkap setelah, tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz Sektor Yahukimo melakukan pemantauan terhadap pergerakannya…
Isu ini muncul dalam konteks konflik terbuka yang melibatkan Israel dan Iran, serta dinamika politik…
Jenderal bintang dua TNI AD itu berharap semua pihak percaya pada proses yang dilakukan oleh…
Berdasar kesaksian Palti, kiriman misterius itu baru dicek oleh keluarganya sekitar pukul 7 pagi. Mereka…
”Pada hari ke-29 bulan Ramadhan, menjelang Idul Fitri 1447 H, saya menerima Presiden Ke-5 RI,…