

Para penari dari sanggar – sanggar yang ada di Jayapura menunjukkan tari kreasi yang ditampilkan pada penutupan Pagelaran dan Pameran Seni Kreasi Baru Papua tahun 2020 di Taman Budaya Papua, Expo Waena, Kamis (5/11). (FOTO: Gamel Cepos)
JAYAPURA – Kegiatan Pagelaran dan Pameran Seni Kreasi Baru Papua tahun 2020 di Taman Budaya Papua, Expo Waena, Kamis (5/11) berakhir. Selama 2 hari kegiatan terlihat jelas bahwa pengunjung lebih banyak dihari penutupan dimana tercatat ada 8 sanggar tari yang dilibatkan dan mampu memukau pengunjung yang datang. Berbeda dengan hari pertama dimana pengunjung hanya berada di bagian bawah tenda namun ini disaksikan hingga di luar pagar panggung teater.
Kepala UPTD Taman Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua, Herman Saud S.Pd, M.Sc dari penutupan ini menyampaikan bahwa tak lama lagi PON Papua akan digelar. Perhelatannya sendiri membutuhkan persiapan yang matang. Nah seni dan budaya adalah identitas daerah, menjadi jati diri sebuah bangsa atau suku. Jika ini tak dimunculkan maka banyak orang akan bertanya tentang budaya Papua. Herman berpendapat bahwa taman budaya Papua adalah tempat yang tepat untuk melestarikan, membina dan mengembangkan para peserta seni di Papua.
Bisa juga digunakan untuk persiapan dalam pesta pembukaan PON itu sendiri. Jangan seperti kegiatan peresmian yang ternyata panitia kelabakan mencari personil untuk tim tari. “Untuk seni dan budaya sudah ada di tengah masyarakat tapi ini belum tersentuh baik oleh pemerintah untuk dibawa dan dicarikan momentum mengembangkannya,” kata Herman kepada wartawan kemarin. Nah pihaknya sendiri terbentur anggaran karena hanya mengelola dana DAK sebesar Rp 1 miliar.
“Jika anggaran cukup maka kami bisa mengundang seluruh daerah untuk pentas disini sekaligus meminta mempersiapkan diri jelang PON. Kami percara pekerja seni di Papua ini sudah siap produknya namuN pemerintah belum siap menangkap peluang ini. Seharusnya dengan momentum PON ini bisa dijadikan peluang bagaimana pekerja seni ini diberikan ruang untuk pentas sebab kita akan berbicara soa jati diri orang Papua,” imbuhnya. (ade/wen)
Ketua MRP, Nerlince Wamuar, mengatakan dari pertemuan itu ada sejumlah persoalan yang disampaikan langsung…
Gubernur Papua Pegunungan Dr (HC) John Tabo, SE, M.B.A menyatakan pemerintah daerah sebelumnya telah melakukan…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, kondisi kekeringan yang dipengaruhi fenomena El Niño meningkatkan kerawanan…
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Jayawijaya, Melke Mentang, S.H. menyatakan pemeriksaan fisik ini dilakukan untuk memastikan…
Kapolres Mimika, AKBP Alfredo A. Rumbiak, menyatakan aparat keamanan terus mengawal situasi di lapangan agar…
Pelatihan ini digagas oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Keerom dan melibatkan operator…