Categories: METROPOLIS

Usulkan FTH Masuk Calender Event Nasional

BUKA FTH-Deputi Bidang Pengembangan dan Pemasaran Kementerian Pariwisata Rizky Handayani,didampingi Wali Kota Jayapura Dr.Benhur Tomi Mano,MM.,dan pejabat lainnya, saat membuka FTH Ke-11 Tahun 2019, di Ring Road Pantai Hamadi Jayapura, Senin(5/8). ( FOTO : Priyadi/Cepos)

JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, DR Benhur Tomi Mano mengusulkan kepada kementerian pariwisata agar agenda Festival Teluk Humbol (FTH) ini masuk dalam kalender event pariwisata nasional tahun 2020.  Ia menjanjikan FTH akan terus berbenah dan semakin besar serta memberi dampak pada ekonomi  masyarakat. Apalagi tahun 2020 nanti Kota Jayapura menjadi satu daerah yang menyelenggarakan PON sehingga patut bagi siapa saja untuk  berkunjung.  

 Apalagi event wisata ini akan berlanjut pada event lainnya di Jayawijaya, Festival Lembah Baliem. “Ini juga bisa menjadi pemicu peningkatan  ekonomi masyarakat dan FTH bisa dipakai untuk menggerakkan sektor pariwisata di Jayapura,” beber Tomi Mano dalam penyampaiannya saat pembukaan FTH di Entrop, Senin (5/8). Tak hanya itu, ia juga memberi masukan kepada deputi yang mewakili kementerian untuk bisa melakukan evaluasi terhadap event di perbatasan  misalnya di Skouw, Keerom  dan Merauke. Tomi Mano berpendapat bahwa setiap event seperti ini wajib memberi dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.

 Bila ternyata tidak memberi dampak apa-apa maka event tersebut bisa dibilang gagal. “Coba lakukan evaluasi, itu saran saya,” singkatnya. Disini  BTM menyampaikan bahwa pembangunan kepariwisataan nasional harus dilaksanakan dengan  prinsip pembangunan pariwisata yang berkelanjutan. Di dalamnya ada peningkatan kesempatan untuk bekerja, pengurangan kemiskinan serta pelestarian lingkungan. Itu dikatakan sejalan dengan program pemerintah Kota Jayapura yang mengambil slogan Kota Beriman. 

 “Saya mau jelaskan sedikit bahwa Kota Jayapura ini tak memiliki potensi  sumber daya alam yang bisa dijadikan PAD. Ini berbeda  dengan daerah lain. Tapi yang perlu dicatat adalah PAD kami saat ini sebesar Rp 198 miliar dengan nilai APBD Rp 1,3 triliun. 

Ini tak lepas dari upaya untuk memudahkan penanaman modal melalui site online,” beber Tomi Mano. Iapun menyebut secara nasional, Kota Jayapura masuk dalam 7 daerah dengan setoran pajak daerah terbaik. “Ada Batam, Tangerang Selatan, Jogya, Makassar, Bitung, Denpasar dan Kota Jayapura. Ini menunjukkan bahwa kami ikut memikirkan bagaimana ada investasi dan pencapaian pajak yang optimal,” pungkasnya. 

  Sementara itu, dalam sambutannya Menteri Pariwisata RI diwakili Deputi Bidang Pengembangan dan Pemasaran Kementerian Pariwisata Rizky Handayani, mengungkapkan nama FTH jangan diubah karena ini branding.

 “Kami harap promosi ini harus dilakukan  secara bersama-sama, mulai akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah dan government, kalau kurang ada yang mempromosikan ini tentu tidak jalan,”jelasnya.(ade/dil/gin)

newsportal

Recent Posts

Nasib RD di Persipura Belum Jelas

Kursi pelatih kepala Persipura Jayapura hingga saat ini belum jelas, alias masih lowong. Tim berjuluk…

7 hours ago

Gubernur Singgung Soal Benalu yang Ambil Keuntungan

Fakhiri menyatakan mengetahui soal "permainan lama" tersebut. “Barang itu saya tahu, gubernur-gubernur terdahulu kan membuat…

8 hours ago

MRP Minta Kewenangan Pengelolaan SDA Jangan Semua Oleh Pusat

Ketua MRP, Nerlince Wamuar, mengatakan rapat tersebut merupakan tindak lanjut amanat Pasal 20 ayat (1)…

9 hours ago

Rumah Dibangun Tahun 1921 Jadi Saksi Bisu Sebelum Indonesia Merdeka

PAPAN demi papan dilepas perlahan. Genting-genting tua diturunkan dari atap yang mulai rapuh. Beberapa warga…

10 hours ago

Kapolda: BKO Mabes Standby hingga Juli

Ia menjelaskan, keberadaan personel BKO masih diperlukan untuk mendukung upaya pemulihan keamanan pasca konflik yang…

11 hours ago

Gerayangi Murid, Oknum Guru Ngaji Diamankan Polisi

Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Ps Kasi Humas Ipda Andre MSB dikonfirmasi membenarkan laporan…

12 hours ago