Categories: METROPOLIS

Pilkada Papua Disarankan untuk Diundur

Rifai Darus:  Kami hanya Ingin Energi yang Dikeluarkan Tidak Bercabang

JAYAPURA – Direktur Eksekutif Indonesia Development Review (IDR), Muhammad Rifai Darus menyarankan agar pelaksanaan Pilkada Serentak 11 Kabupaten di Papua ditunda atau diundur. Ia berpatokan pada jadwal pelaksanaan Pilkada Serentak yang berdekatan dengan agenda Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua yang akan dilangsungkan 20 Oktober 2020. Kata Rivai hal tersebut perlu dipertimbangkan lantaran Pilkada membutuhkan atensi dan energi yang tidak kecil.

 Dari kondisi ini tentu membuat situasi tidak nyaman dalam penyelenggaraan atau pelaksanaan kegiatan tersebut bila dilangsungkan dalam waktu terlalu dekat.  Kedua berkaitan dengan situasi kerawanan politik keamanan jelang Pilkada Serentak 2020 dimana dari sejumlah data dan analisa otoritas keamanan dimana wilayah Nabire (80,37) dan Keerom (78,52) menempati peringkat ke 1 dan ke 3 yang memiliki indeks potensi kerawanan tertinggi saat Pilkada serentak nanti. 

Pertimbangan ketiga adalah PON di Papua menjadi pengalaman perdana bagi Papua menerima kunjungan dari berbagai daerah dan membutuhkan atensi kita lebih lanjut dan kesempatan sebagai tuan rumah. Ini belum tentu terulang sehingga dengan kata lain, sukses tidaknya agenda PON XX di Papua, merupakan harga diri masyarakat dan pemerintah Papua.

  “Dalam event ini sedikitnya 12.200 atlet dan official akan datang bertandang dan bertanding di Papua. Jumlah itu belum termasuk perangkat pertandingan sehingga fokus keamanan patut dipikirkan apakah terfokus atau pecah,” jelas Rivai dalam rilisnya, Rabu (5/2).

 IDR berharap agar pertimbangan itu dapat dicermati dan segera diputuskan oleh otoritas terkait, baik pemerintah pusat dan pemerintah daerah dan pertimbangan ini tidak bermaksud untuk mengganggu proses politik. 

 “Kami hanya ingin energi yang kita keluarkan tidak bercabang. Papua sedang diberi kesempatan dan peluang. Mari kita daya gunakan sebaik mungkin kesempatan itu dan tuntaskan pelaksanaan PON XX dengan gemilang. Seyelah itu Papua bisa dapat menyambut agenda Pilkada Papua secara demokratis, transparan, akuntabel dan kondusif,” imbuhnya. (ade/wen)

newsportal

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

9 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

10 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

11 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

12 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

13 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

14 hours ago