Categories: METROPOLIS

Orang Mabuk Masuk RSUD Jayapura Tak Dibiyai BPJS Kesehatan

JAYAPURA – Pihak Rumah Sakit Umum Dearah (RSUD) Jayapura mengaku pasien yang dalam pengaruh minuman keras merugikan pihak rumah sakit.

Hal itu disampaikan Plt Direktur RSUD Jayapura, dr Aaron Rumainum saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Jumat (3/1). Seiring adanya 10 pasien dalam kondisi pengaruh minuman keras dirawat pada malam tahun baru.  “Ada 10 pasien dalam kondisi mabuk yang kami tangani di malam tahun baru,” kata dr Aaron.

Lanjutnya menerangkan, pasien dalam kondisi mabuk tersebut terluka akibat berkelahi, kecelakaan lalu lintas, benturan dan lainnya.

Terhadap pasien yang mabuk tersebut, dr Aaron mengatakan tidak bisa dibiayai dengan menggunakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) atau kartu Port Numbay.

“Kalau mau mabuk harus kaya, sehingga saat sakit atau kecelakaan yang diakibatkan pengaruh miras dia bisa membayar swasta. Sehingga tidak menyusahkan orang lain,” tegasnya.

Pihak RSUD Jayapura kata dr Aaron, ingin memanfaatkan Port Numbay Sehat untuk pasien-pasien yang tepat sasaran dan sesuai peruntukannya, terutama kepada pasien yang kurang mampu.

“Kita ingin memanfaatkan Port Numbay Sehat untuk pasien-pasien yang benar-benar membutuhkan, bukan pasien akibat mabuk,” tegasnya.

Sementara itu, untuk pasien dalam pengaruh miras, dr Aaron mengaku telah mengkomonikasikannya dengan pihak terkait bahwa RSUD Jayapura tak akan melayani pasien yang disebabkan miras.

“Kita sudah komunikasikan itu, kalau bisa orang mabuk tak lagi dirawat di RSUD Jayapura,” tandasnya. (fia/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Seorang Sopir Maxim Dibekuk Terciduk Jual Puluhan Amunisi

Pelaku yang berprofesi sebagai sopir transportasi online (Maxim) ditangkap di Jalan Manokwari, tepatnya di samping…

12 hours ago

Kasus Pembakaran Anak di Sentani Harus Tuntas

Selain penegakan hukum, pemerintah juga menekankan pentingnya penguatan perlindungan anak dan pola pengasuhan dalam keluarga…

12 hours ago

Tujuh Jadi Tersangka Pembunuhan Pilot AMA

Ketujuh tersangka masing-masing berinisial MB, AB (23), LS (26), DA, NS, KB, dan SP. Seluruhnya…

13 hours ago

Lapangan Terbang Rawan Mulai Didata

Langkah ini diambil sebagai respons cepat pasca-insiden pembakaran pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA)…

13 hours ago

Masyarakat Berhak Tahu Kemana Dana Cadangan Papua Mengalir

Akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Cenderawasih, Yakobus…

14 hours ago

Cafe dan Resto di Holtekamp Jadi Sumber Pajak Menjanjikan

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Jayapura, Rory Cony Huwae, mengatakan penyumbang terbesar penerimaan pajak…

14 hours ago