

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo didampingi Wakilnya, Rustan Saru pise bersama jajaran BRI usai MoU di mainhall walikota, Senin (3/11). (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA-Pemerintah Kota Jayapura resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Jayapura dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Cabang Jayapura terkait digitalisasi sistem perparkiran berbasis QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).
Langkah ini menjadi upaya strategis Pemkot Jayapura dalam meningkatkan transparansi, efisiensi, dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perparkiran. Penandatanganan kerja sama berlangsung di Main Hall Kantor Wali Kota Jayapura dan disaksikan oleh jajaran pimpinan OPD, perwakilan BRI dan BNI, serta para juru parkir resmi di bawah naungan Dinas Perhubungan Kota Jayapura.
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada pihak BRI dan BNI yang telah bersinergi bersama pemerintah daerah untuk mendorong sistem parkir digital di Kota Jayapura.
Kata Abisai Rollo, selama ini sektor parkir menjadi salah satu sumber PAD yang kerap mengalami kebocoran. Dengan sistem pembayaran digital melalui QRIS, Abisai berharap semua retribusi parkir dapat tertib, transparan, dan tercatat dengan baik.
Wali Kota menambahkan, program uji coba sistem digital ini akan berlangsung selama dua bulan hingga Desember 2025, sebelum diterapkan secara penuh di seluruh titik parkir resmi.
“Kita ingin melihat hasil kerja sama ini sebagai perbandingan untuk mendongkrak PAD Kota Jayapura dari sektor pajak dan retribusi. Harapan saya, melalui sistem digital ini tidak ada lagi kebocoran retribusi parkir. Semua harus tertib, dan petugas di lapangan wajib aktif mengawal pelaksanaannya,” tegas Abisai Rollo usai kegiatan di Mainhall Kantor Walikota Jayapura, Senin (3/11).
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…