Dari hasil pengawasan yang dilakukannya itu menurutnya memang perlu ditingkatkan lagi secara baik terutama pelayanan-pelayanan kepada masyarakat, sehingga tidak ada miskomunikasi.
“Saya kasih contoh kenapa pelayanan lama, ternyata apa yang disampaikan oleh masyarakat dan yang dilakukan oleh petugas tidak connect. Misalnya tadi ada kasus, ada satu masyarakat yang dia minta dua nama dari kartu keluarganya dikasih pindah, dan buat kartu keluarga baru. Mungkin karena orang banyak dan petugasnya tidak mendengar baik, lalu dia bikin satu-satu. Akhirnya lama dan mamanya marah. Lalu setelah kita jelaskan baru dia mengerti. Karena itu miskomunikasi seperti ini harus diselesaikan tidak boleh terjadi lagi,” ujarnya.
Kemudian yang berikut dirinya mengingatkan kepada para staf yang bertugas di loket-loket pelayanan, supaya tetap sabar, menyampaikan atau melayani masyarakat dengan kata-kata yang baik. “Kalau merasa capek,silakan istirahat baru dilanjutkan,” imbuhnya. (roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Di Papua, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day setiap 1 Mei tidak hanya menjadi…
Pernyataan tersebut menjadi pembuka dari sederet kebijakan dan program yang diklaim akan meningkatkan kesejahteraan pekerja…
Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya melalui Komis C melakukan Sidak ke Dinas Sosial untuk…
Setahun berikutnya, ia menuntaskan S2 di jurusan Informatika dari kampus yang sama pada 2013. Sejak…
Aviasi Penerbangan Trigana Air Service saat ini sedang melakukan efisiensi biaya operasional penerbangan yang cukup…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan menggandeng Global Green Growth Institute (GGGI) dan para pemangku kepentingan…