Categories: METROPOLIS

ASN Paling Rawan Terlibat Politik Praktis

JAYAPURA-Hasil sosialisasi netralitas ASN yang dilakukan Bawaslu Papua mengingatkan kembali bahwa status ASN tidak diperbolehkan terlibat dalam politik praktis. Pasalnya meski ini sudah dipahami, namun tak sedikit ASN yang sulit menghindar dari situasi tersebut.

  Selalu saja ada yang ditemukan terlibat. Yang terbaru adalah memberikan dukungan tidak secara langsung melainkan lewat media sosial. Ini juga akan menjadi catatan  pihak Bawaslu  untuk melakukan patroli cyber.

  “Harapan kami ini memberi pemahaman kepada ASN untuk melaksanakan tugas secara professional, netral dan menjaga independensi mereka sebagai ASN serta tidak menjadi kendaraan politik,” kata Niko Tunjanan selaku Koordinator Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga, Bawaslu Papua usai kegiatan sosialisasi di Hotel Max One, Jayapura, Selasa (4/10).

  Kata Niko ASN ini sangat menjanjikan untuk dijadikan kendaraan politik, padahal harusnya harus netral. Pada Pilkada serentak tahun 2020 lalu, pihak Bawaslu menemukan 23 kasus keterlibatan ASN dalam politik praktis.  Bawaslu sendiri mengeluarkan 3 rekomendasi yang diajukan ke Komisi ASN. “Nantinya  komisi ASN yang memutuskan. Ada yang mendapat peringatan dan ada juga pemberhentian,” tegasnya.

Niko menjelaskan soal keterlibatan ASN ini beragam, mulai dari menjadi tim sukses maupun penyuplai dana. “Missal ada satu dua yang punya usaha ini mereka  dijadikan pihak yang mensponsori padahal ini juga tidak boleh sebab dengan memberi ini sama saja menguntungkan satu pihak dan sudah pasti tidak netral,” papar Niko.

   Disinggung soal oknum ASN yang terlibat aktif untuk menjaga kursi jabatan, kata Niko hal tersebut juga pernah ditemui. Ini tak lepas karena oknum tersebut berharap posisinya sebagai pejabat tidak diganti.

  Alhasil oknum ASN ini ikut membantu berkampanye dan tak hanya mendukung anggaran tapi ikut mensosialisasikan hingga memobilisasi massa. “Iya ada yang pernah begitu. Khawatir  kepala daerah baru kemudian dilakukan pergantian, akhirnya mau tidak mau harus ikut terlibat,” imbuhnya. (ade/tri)

newsportal

Recent Posts

Ditemukan dengan Kondisi Kurus Setelah 20 Hari Bertahan

Meski tak menceritakan secara detail bagaimana proses korban bisa melarikan diri atau diamankan dari pihak…

12 minutes ago

Buka Prajabatan 522 Calon ASN, Bupati Lanny Jaya Minta Melayani dengan Hati

Pemerintah Daerah Kabupaten Lanny Jaya secara resmi memulai pelaksanaan Diklat Prajabatan, Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS…

1 hour ago

Benahi Layanan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus

Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pendidikan setempat mulai membenahi layanan pendidikan khusus menyusul rendahnya indeks…

2 hours ago

Amperamada Desak PSN di Tanah Papua Dihentikan

   Massa aksi datang menggunakan dua unit mobil pikap dengan membawa sejumlah atribut, di antaranya…

3 hours ago

RSJ Abepura Siapkan Rehabilitasi dan Pelatihan Kerja ODGJ

Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Abepura terus mendorong upaya kemandirian bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)…

5 hours ago

Sejarah, 13 Casis Lanud J.A. Dimara Lolos Pendidikan Tamtama TNI AU

Sebanyak 13 calon siswa (casis) yang dikirim melalui Lanud J.A. Dimara Merauke berhasil lolos seleksi…

6 hours ago