Categories: METROPOLIS

Teluk Youtefa Tercemar, Mata Pencarian Warga Kampung Nafri Terancam

JAYAPURA-Limbah industri merupakan salah satu kontributor terbesar pencemaran laut. Efek negatif dari pencemaran laut ini berdampak pada ekosistem laut, kehidupan laut, dan manusia yang bergantung pada sumber daya laut.

  Hal ini menjadi salah satu persoalan yang dialami oleh masyarakat Kampung Nafri, karena limbah atau pencemaran yang masuk di Teluk Youtefa melalui pembuangan di Kali Acai yang mengancam mata pencarian mereka.

Dalam  Turun Kampung (Turkam) Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo di Kampung Nafri, Senin (2/6), seorang warga Kampung Nafri, Tineke Fingkreuw meminta   dukungan dan perhatian khusus dari pemerintah untuk mengatasi persoalan tersebut.

  Kata Tineke Fingkreu, tidak terkontrolnya limbah di pembuangan Kali Acai ini mengancam ekosistem laut seperti Kerang atau biasa disebut Bia, yang selama ini menjadi mata pencarian masyarakat setempat.

   “Kalau dulu kita pergi molo (selam) biasa kurang dari satu jam itu perahu sudah penuh, tapi sekarang, molo sampe napas habis juga paling dapat sedikit sekali. Bahkan ada saatnya tidak ada sama sekali,” ujar Tineke Fingkreuw di hadapan Walikota beserta tim Asistensi Turkam.

  Bukan hanya ekosistem kerang yang kena dampak, ikan juga sudah mulai berkurang. “Kita cari ikan sekarang itu sudah susah, meskipun dapat, tetapi rasanya sudah berbeda  dengan ikan yang kita dapat di pesisir lain Teluk Youtefa ini, kalau yang dekat pembuangan limbah itu rasanya tidak enak,” ungkapnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Marak Penipuan Loker Catut Nama Freeport

​Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…

4 minutes ago

141 WNI Jalani Proses Hukum di Papua Nugini

Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…

1 hour ago

Vaksin Campak Dipastikan Tersedia, Papua Selatan Siapkan Imunisasi Massal Tangani KLB

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…

2 hours ago

Kejagung Beberkan 12 Kasus Besar

Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…

3 hours ago

Proses Penjemputan Ternyata Tak Mudah

Keputusan tersebut tidak datang begitu saja. Taufik diketahui sempat meminta saran kepada mantan atasannya, Dadang…

7 hours ago

PBB Sebut Israel Sengaja Menargetkan Anak-anak di Gaza

Laporan itu menjadi salah satu tuduhan paling serius yang pernah dilontarkan terhadap Israel sejak perang…

8 hours ago