

Salah satu anggota Polres yang diperiksa anggota Propam dalam rangka Gaktiblin di Mako Polresta Jayapura Kota, Senin (3/6). (Foto/Humas Polresta)
JAYAPURA – Upaya penegakan aturan oleh kepolisian dipastikan tidak melulu hanya untuk masyarakat. Jika ada polisi yang ketahuan melanggar atau menyalahi juga dipastikan bakal diberi sanksi.
Hal tersebut terlihat penegakan ketertiban dan disiplin (Gaktiblin) kepada personel Polresta Jayapura Kota di Mako Polresta Jayapura Kota, Senin (3/6) pagi. Disini anggota diperiksa tak hanya surat – surat tetapi juga sikap tampang.
Malah bagi anggota yang rambutnya dirasa sudah panjang dan tidak dipotong, saat itu juga langsung dieksekusi oleh provost. Ini untuk rangka meminimalisir pelanggaran dan penyimpangan dari anggota Polri sehingga Sie Propam Polresta Jayapura Kota yang turun tangan.
Kegiatan ini dipimipin langsung oleh Kasie Propam Polresta Jayapura Kota Ipda Guritno Kristanto beserta anggota propam lainnya. Giat tersebut meliputi pengecekan kesiapsiagaan serta kehadiran sampai dengan kelengkapan administrasi dan sikap tampang anggota.
Usai kegiatan Kasie Propam menerangkan tujuan dilaksanakan giat Gaktiblin ini adalah agar seluruh anggota dapat memulai dari dirinya sendiri sebelum kepada orang lain agar menjadi contoh bagi masyarakat.
“Semoga dengan adanya gaktiblin ini anggota dapat senantiasa disiplin dalam setiap hal sehingga dapat menjadi pengayom yang baik bagi masyarakat dan orang disekitarnya,” ucap Guritno.
Ia menjelaskan bahwa bahwa ada 19 personel Polresta Jayapura Kota yang terjaring dalam kegiatan tersebut.
“Yang terjaring langsung dilakukan penindakan di tempat. Kami juga memberikan peringatan kepada oknum anggota Polri yang sudah pernah kedapatan melanggar dan masih ditemukan melanggar kembali maka akan ditindak tegas sesuai dengan aturan yang berlaku,” tutup Ipda Guritno.(ade/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Akar dari permasalahan ini dibongkar oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. Dalam Rapat Kerja…
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, Kombes Pol Rommy Sebastian, menjelaskan bahwa korban selamat bernama Agnes…
Di berbagai wilayah Papua, tantangan pendidikan masih menjadi perhatian, mulai dari keterbatasan akses pendidikan tinggi…
Dikatakan, untuk LPG 12 kg dijual dengan harga Rp 410.000. Sementara untuk LPG ukuran 5,5…
Media sosial Rabu (10/6) siang kemarin dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dugaan menu…
Pejabat Sementara Kasubdit Patroli Polairud Polda Papua, AKP Wilston Latuasan, menegaskan bahwa menjaga kelestarian ekosistem…