

BTM saat menyalami warga Batak di Jayapura, sebelum ibadah syukur di kediamannya di Kotaraja, Kamis (3/4). (foto:Karel/Cepos)
JAYAPURA-Keluarga Besar Batak di Papua menggelar ibadah syukur bersama pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Benhur Tomi Mano (BTM) dan Constant Karma (CK), di kediaman BTM, Kamis (3/4) malam.
Dalam kesempatan tersebut, mereka menegaskan komitmennya untuk mendukung pasangan tersebut hingga meraih kemenangan dalam Pilkada Papua.
Dalam sambutannya, Penasehat Kerukunan Batak, Ir. Kenan Sipayung, menyampaikan bahwa sejak awal pencalonan BTM sebagai Gubernur Papua, keluarga besar Batak telah berkomitmen penuh untuk mendukungnya.
Ia menegaskan bahwa dukungan ini adalah bentuk penghormatan kepada BTM sebagai anak asli Papua dan bagian dari pemilik tanah Papua. “Kami telah bertanya langsung kepada masyarakat Batak di Papua, dan sejak awal hingga kini, kami tetap setia mendukung BTM-CK menuju kemenangan,” ujar Kenan.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dukungan ini bukan sekadar spontanitas, melainkan diwujudkan dalam bentuk pembentukan relawan khusus yang bertugas mengawal suara BTM-CK hingga proses penetapan hasil di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua.
“Kami akan membentuk relawan untuk memastikan suara BTM-CK tetap terjaga sampai penetapan di KPU. Ini adalah bentuk komitmen kami sebagai keluarga besar Batak di Papua,” tegasnya.
Page: 1 2
Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…
Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…
Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…
Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…
Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…
Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…