

Petugas BMKG Wilayah V Jayapura saat melakukan persiapan pemantauan gerhana bulan total di puncak gedung MRP kota Jayapura, Selasa (3/3). (foto:Foto/Dok.BMKG)
JAYAPURA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura menyatakan gerhana bulan total yang terjadi pada Selasa, 3 Maret 2026 merupakan Fenomena astronomi yang dapat diamati secara langsung di seluruh wilayah Indonesia.
Ketua Tim Publik BMKG Papua Finnyalia Napitupulu menjelaskan bahwa gerhana bulan total merupakan fenomena astronomi yang terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada pada satu garis lurus sehingga Bulan sepenuhnya masuk ke dalam bayangan inti (umbra) Bumi.
Di Papua fenomena ini terjadi mulai pukul 17.44 WIT dan puncaknya pukul 20.33 WIT. Pada fase puncak gerhana bulan ini tidak menimbulkan dampak berbahaya bagi kesehatan mata maupun tubuh meski diamati secara langsung tanpa menggunakan alat bantu.
Warna merah pada bulan saat puncak gerhana disebabkan oleh hamburan ‘Rayleigh’ di atmosfer Bumi. Cahaya biru tersebar, sedangkan cahaya merah dengan panjang gelombang lebih besar tetap mencapai permukaan bulan.
“Bulan akan tampak berwarna kemerahan akibat pembiasan cahaya Matahari oleh atmosfer Bumi. Berbeda dengan gerhana matahari, gerhana bulan total aman untuk diamati secara langsung dengan mata telanjang tanpa alat bantu khusus,” jelasnya.
Secara astronomis, Finnyalia mengatakan gerhana bulan total terjadi saat fase purnama, dimana gaya gravitasi Bulan dan Matahari berada pada posisi yang saling menguatkan.
Di satu sisi gerhana bulan total ini dapat menyebabkan pasang maksimum (spring tide) atau pasang air laut yang lebih tinggi dari biasanya. Namun demikian, kenaikan muka air laut tersebut bukan disebabkan oleh peristiwa gerhananya, melainkan oleh fase bulan purnama yang memang secara rutin terjadi.
“Fenomena pasang maksimum juga terjadi saat fase bulan baru, sehingga bukan merupakan kejadian luar biasa yang hanya terjadi saat gerhana,” jelasnya.
Page: 1 2
Puskesmas Rimba Jaya yang berlokasi di Lepro, Kelurahan Rimba Jaya, Merauke, berada dalam satu kawasan…
Berdasarkan data tahun 2025, prevalensi stunting di Kabupaten Merauke tercatat 17,4 persen atau sebanyak 1.462…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan saat ini pemerintah sedang berupaya untuk menfokuskan pembangunan…
Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa, menegaskan bahwa Camporee Pathfinder Arafura International 2026 menjadi wadah…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH membenarkan adanya kebakaran tersebut yang…
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, mengonfirmasi bahwa kecelakaan ini melibatkan satu…