Dia mengatakan, dengan keberlanjutan program tersebut pihaknya optimistis Papua mampu meningkatkan produksi beras secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.
“Kami memproyeksikan bahwa Papua tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan sendiri, tetapi juga menjadi penyangga pangan bagi wilayah lain di Tanah Papua,” ujarnya.
Dia menjelaskan pada 2027, Papua akan menjadi lumbung pangan, bukan hanya untuk Provinsi Papua, tetapi juga sebagai penyangga pangan bagi provinsi-provinsi di seluruh Tanah Papua.
“Oleh sebab itu penguatan ketahanan pangan menjadi prioritas pemerintah daerah karena berpengaruh langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, stabilitas ekonomi, serta kemandirian daerah,” katanya. (antara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Mencermati dinamika penolakan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk di…
Dikatakan sejak 2025 Uncen telah menerapkan empat periodisasi wisuda dalam setahun sebagai bagian dari reformasi…
Di tengah deretan tamu yang menanti, Muhajir menyambut dengan senyum ringan. Suaranya lembut, namun tegas.…
Bagi anak panti asuhan, Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar, tetapi juga menahan rasa kehilangan.…
Peluncuran ini merupakan bagian dari program akselerasi Nasional yang diusung pemerintah. Dengan pendekatan Sistem Kesehatan…
Kali ini adalah Kepala Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua, Faturachman yang mengunjungi Pulau…