Sebagai langkah konkret, FH Uncen tengah mempersiapkan pembukaan Program Magister (S2) Kenotariatan dan Program Doktor (S3) Ilmu Hukum. Kedua program ini diharapkan mampu memperluas akses pendidikan hukum lanjutan bagi masyarakat Papua serta melahirkan sumber daya manusia yang unggul dan berintegritas di bidang hukum.
“Dalam arah kebijakan barunya, Fakultas Hukum Uncen menempatkan transformasi akademik dan tata kelola digital sebagai dua pilar utama pengembangan kelembagaan,” ungkapnya.
Kemudian pembaruan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) serta penerapan sistem pembelajaran digital akan menjadi tonggak penting menuju modernisasi pendidikan hukum di Uncen. Selain itu, fakultas juga akan memperkuat kegiatan riset yang relevan dengan kebutuhan masyarakat hukum Papua serta memperluas ruang pengabdian melalui Laboratorium Klinik Bantuan Hukum (LKBH).
Lembaga ini diharapkan dapat menjadi wadah nyata bagi mahasiswa untuk mempraktikkan keilmuan mereka sekaligus memberikan layanan hukum bagi masyarakat kurang mampu. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Juru bicara (Jubir) PN Jayapura, Rahmat Selang, S.H., M.H mengatakan pada sidang pertama kali digelar,…
Satuan Reserse Narkoba Polres Jayapura mencatat penanganan tujuh kasus narkotika sepanjang Januari hingga Maret 2026.…
Menurutnya, dalam periode tersebut terjadi penurunan jumlah warga sebanyak 3.425 orang. Di sisi lain, terdapat…
Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Papua menyebut 128 produk usaha mikro, kecil, dan menengah…
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua terus memperkuat pembinaan terhadap pelaku usaha mikro, kecil,…
Ahli waris tanah adat Emmaleuw Bhelle, Daud Felle, menyampaikan kekecewaannya terhadap tindakan aparat yang membuka…