

Valentina Lovina Tanate
JAYAPURA – Balai Bahasa Provinsi Papua menilai upaya pelestarian bahasa daerah perlu dilakukan dengan memanfaatkan teknologi digital. Kepala Balai Bahasa Papua Valentina Lovina Tanate, mengatakan saat ini pihaknya melibatkan duta bahasa dalam mengenalkan bahasa daerah melalui pembuatan konten.
“Dari teknologi informasi ini kami berupaya memotivasi penerus bangsa agar menjaga bahasa daerah dengan menjadi generasi muda yang kreatif dan inovatif,” katanya di Jayapura, Rabu (1/10).
Menurut Tanate, pihaknya mendorong pemerintah daerah untuk melakukan pelindungan bahasa daerah di Tanah Papua, sebab ada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 57 Tahun 2014 tentang Sistem Pendidikan dalam Pendidikan Nasional menjadi dasar revitalisasi bahasa.
“Dan di Papua didukung oleh Peraturan Daerah Khusus (Perdasus) Nomor 16 Tahun 2008 tentang Perlindungan dan Pembinaan Kebudayaan Asli Papua, sebagai regulasi pelindungan bahasa daerah dan menjadi pedoman yang komprehensif untuk melestarikan serta menjaga kelangsungan hidup bahasa daerah agar tidak punah,” ujarnya.
Page: 1 2
Mandenas menilai peristiwa tersebut berpotensi terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Jika korban mencakup perempuan…
Berada di tapal batas Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Puncak…
Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengatakan penyusunan usulan dilakukan mengacu pada kriteria penggunaan…
Menurut Lunanka, penguatan budidaya menjadi langkah penting untuk memastikan ketersediaan sagu dalam jangka panjang, sekaligus…
Menariknya, Aryoko juga meminta para jamaah untuk mendoakan Provinsi Papua, agar pembangunan di Papua bisa…
“Pendekatan CRS dan HIPEC merupakan terapi yang bersifat definitif pada kasus kanker dengan keterlibatan peritoneal.…